Sabtu, Agustus 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penyingkiran Kerangka Kapal

redaksi
12 April 2019
Kategori : Berita
0
Kapal

FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Capt Sudiono mengatakan, perairan Indonesia tidak hanya sebagai sebagai salah satu wilayah laut tersibuk di dunia. Namun juga menjadikannya menjadi rentan dengan kegiatan yang berpotensi mencemari lingkungan laut, termasuk akibat dari kerangka kapal yang kandas atau tenggelam tanpa ada tindakan atau tanggung jawab pemilik kapal.

“Kerangka kapal dapat menghalangi dermaga dan/atau jalur pelayaran yang menimbulkan kerugian akibat utilitasnya berkurang karena tertutup bangkai kapal dan juga dapat menyebabkan kecelakaan pelayaran,” ujar Sudiono, saat membuka acara Workshop Persiapan Ratifikasi Konvensi Internasional Nairobi tentang Penyingkiran Kerangka-Kerangka Kapal, Kamis (11/4) di Jakarta.

Menurut Sudiono, proses ratifikasi Konvensi Internasional Nairobi ini sejalan dengan komitmen Ditjen Perhubungan Laut untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran, serta perlindungan terhadap lingkungan laut. Penyingkiran kerangka kapal perlu segera dilakukan jika ada kapal yang mengalami musibah dan tenggelam karena dapat menimbulkan persoalan lanjutan yang berisiko bagi keselamatan dan keamanan pelayaran.

Berbagai kondisi ini, jelas Sudiono dapat terjadi karena kemungkinan tidak terdapat tanda yang menunjukkan posisi kerangka kapal, serta tanggung jawab yang rendah dari pemilik kapal untuk menyingkirkan kerangka kapalnya karena kegiatan penyingkiran kerangka kapal ini memang memerlukan pembiayaan cukup besar yang dapat memberatkan para pemilik kapal.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: kerangka kapalPerhubungan Laut
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Cekcok di Selat Malaka

Next Post

Buang Limbah di Kepulauan Riau, KRI Siwar-646 Tangkap Kapal Asing

Postingan Terkait

Floresa.co Berhasil Kumpulkan Donasi Lebih Dari 669 Juta untuk Warga Korban Gempa M 7,7 di NTT

Floresa.co Berhasil Kumpulkan Donasi Lebih Dari 669 Juta untuk Warga Korban Gempa M 7,7 di NTT

21 Agustus 2026
Sejumlah Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur

502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa M 7,7 di Laut Flores NTT

21 Agustus 2026

Badai Tropis Terletak di Teluk Tonkin

Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

WMO Akan Merilis Kondisi Terkini El Niño Awal September

Fenomena El Niño dan IOD Positif di Indonesia Perkuat Kecenderungan Atmosfer yang Lebih Kering

Dampak El Niño di Greater Horn of Africa Dapat Memicu Curah Hujan dan Risiko Banjir

El Niño Sangat Kuat, Kemarau Makin Meluas

Next Post
Buang Limbah di Kepulauan Riau, KRI Siwar-646 Tangkap Kapal Asing

Buang Limbah di Kepulauan Riau, KRI Siwar-646 Tangkap Kapal Asing

Komentar tentang post

TERBARU

Floresa.co Berhasil Kumpulkan Donasi Lebih Dari 669 Juta untuk Warga Korban Gempa M 7,7 di NTT

502 Sekolah Rusak Berat Akibat Gempa M 7,7 di Laut Flores NTT

Badai Tropis Terletak di Teluk Tonkin

Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

WMO Akan Merilis Kondisi Terkini El Niño Awal September

Fenomena El Niño dan IOD Positif di Indonesia Perkuat Kecenderungan Atmosfer yang Lebih Kering

AmsiNews

REKOMENDASI

Cuaca Ekstrem Melanda Jawa Tengah, di Pekalongan Dua Warga Meninggal Karena Banjir

Pentingnya Menjelajahi Lautan

Suhu Udara di Sebagian Wilayah Indonesia Panas

Hingga Akhir Februari 2022 Cuaca Ekstrem Paling Banyak Terjadi di Indonesia

Jarak Siklon Charlotte Dari Cilacap 1190 km

BMKG Survei Kerentanan Tanah di Pasaman Barat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.