Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

50% Emisi Gas Rumah Kaca Global dari Asia Pasifik

redaksi
19 Februari 2022
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Pengelolaan Limbah Abu Batubara

Ilustrasi batubara. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dr. Bambang Susantono dari The Asian Development Bank (ADB) mengatakan transisi energi sangat berperan penting dalam menghadapi perubahan iklim.

Menurut Susantono Asia Pasifik bertanggung jawab atas 50% emisi gas rumah kaca global dan 25% emisi global tahunan dari pembangkit listrik tenaga batu bara.

Karena itu, transisi energi sangat diperlukan dan menjadi hal dasar untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Transisi energi harus dilakukan secara merata dan inklusif dalam konteks apapun.

Hal ini disampaikan Susantono dalam Webinar Nasional bertajuk “Transisi Energi: Menuju Pembangunan Berkelanjutan” pada Kamis (17/2).
Webinar digelar Science20 (S20) yang diketuai oleh Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia/AIPI), Prof. Mohammed Ali Berawi (Universitas Indonesia/UI), Dr. Mego Pinandito (Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN) dan Dr. Bambang Susantono (ADB) bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Kegiatan ini untuk memastikan ekosistem transisi energi yang optimal serta menyukseskan inisiatif konkret G20 2022.

Melansir Ui.ac.id, Jumat (18/2) sistem energi mengalami transisi yang cepat melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini serta permintaan global akan energi yang terjangkau, bersih dan terbarukan.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaEnergi TerbarukanPerubahan IklimUniversitas Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Letusan Gunung Berapi Tonga Telah Menambah Konsentrasi Karbon Dioksida

Next Post

Banyak Orang Islandia Tidak Makan Daging Paus

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
Islandia Akan Mengakhiri Perburuan Paus Tahun 2024

Banyak Orang Islandia Tidak Makan Daging Paus

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Penguatan Substansi Perubahan Undang-Undang Kelautan

Ekoteologi dan Kearifan Lokal Dinilai Jadi Kunci Menghadapi Krisis Lingkungan di Indonesia

Gangguan Pernafasan Penyebab Kematian Paus Pilot di Perairan Madura

Kemenhub Bangun 138 Kapal Pelayaran Rakyat, Terbanyak Diserahkan di Sumatera dan Sulawesi

Cara Pergantian dan Pemulangan Awak Kapal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.