Perubahan Daerah Aliran Sungai yang seharusnya untuk melindungi kawasan di bawahnya, kini banyak dirubah menjadi kawasan produksi seperti untuk pemukiman, budi daya intensif, dan lain-lain. Hal tersebut tentu akan menurunkan fungsi dari kawasan hulu.
Semua individu wajib sadar bahwa manusia tinggal di dalam wilayah DAS. Tidak ada sejengkal tanah pun di daratan bumi yang tidak termasuk dalam wilayah DAS.
Karena itu wajib memahami peran manusia sebagai warga DAS dengan melakukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam wilayah DAS sesuai dengan fungsi kawasan dalam DAS.
“Memang sangat perlu mengedukasi seluruh lapisan masyarakat tentang peran penting DAS sebagai sistem penyangga kehidupan yang akan mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan menjadi hal penting yang perlu dikuatkan dalam seluruh lini pendidikan,” kata Hatma.
Mengambil kasus banjir di Batu (4/11), kata Hatma, banjir karena curah hujan tinggi (lebih dari 100 mm) yang berdampak hingga bagian hulu (Daerah Tangkapan Air/ DTA). Akibatnya banjir berdampak meliputi 2 wilayah yaitu Kecamatan Bumiaji meliputi Dusun Beru dan Dusun Sambong Desa Bulukerto dan Desa Sumberbrantas, Kecamatan Batu meliputi Desa Sidomulyo dan Desa Tulungarejo.
Kondisi topografi pada DTA pemasok air banjir didominasi oleh lereng curam ssampai dengan sangat curam di bagian hulu dengan Tipologi DAS membulat.





Komentar tentang post