Terdapat pula fasilitas pelabuhan, berupa kantor administrasi, kantor layanan, tempat perbaikan jaring, balai pertemuan nelayan, toilet umum, ground tank, pagar samping dan saluran air.
Telah dibuat pula fasilitas pendukung berupa bengkel nelayan, kios nelayan, pos jaga, TPI higienis, pagar depan, mess operator dan guest house.
Menurut Kepala Unit SKPT Sebatik Iswadi Rachman, pembanguan SKPT di pulau-pulau kecil dan perbatasan merupakan program perioritas KKP untuk mengintegrasikan proses bisnis kelautan dan perikanan di kawasan perbatasan secara berkelanjutan.
Iswadi mengatakan SKPT Sebatik ini dijadikan sebagai Exit dan Check Point ekspor ke Malaysia. Namun, berkaitan dengan aktivitas di SKPT Sebatik ini, masih perlu terus dioptimalkan oleh nelayan dan pelaku usaha.*





Komentar tentang post