Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Merauke Mulai Ekspor Gelembung Renang

redaksi
20 Mei 2019
Kategori : Laporan Khusus
0
Merauke Mulai Ekspor Gelembung Renang

FOTO: DARILAUT.ID

“Dalam sehari satu ton ikan dibuang begitu saja,” kata Leonard.

Yang paling kerap diburu nelayan adalah ikan kakap cina dan ikan gulama. Selain itu, kakap putih, kuro dan ikan duri. Di Papua, kakap cina ini disebut juga ikan conggek.

Nelayan di Papua, mengincar gelembung renang sejak awal tahun 2000. Karena permintaan meningkat, harganya pun naik terus.

Tingginya permintaan gelembung renang ini, berimbas pada galangan kapal. Muncul galangan kapal tradisional untuk membuat kapal-kapal ikan baru.

Adapula kapal yang sebelumnya mencari ikan hiu, beralih menangkap ikan untuk diambil gelembung renang.

Berdasarkan data di Stasiun KIPM Merauke, pada 2018, bulan Januari hingga Juni jumlah pengiriman gelembung ikan dari Merauke mencapai 82.000 kilogram.

Menurut Kepala Stasiun KIPM Merauke Nikmatul Rochman, Merauke melakukan ekspor perdana gelembung renang pada Desember 2018.

“Negara tujuan ekspor ke Singapura,” kata Nikmatul.

Khusus di Merauke pada 2018, berdasarkan catatan Stasiun KIPM, komoditas ikan terbanyak dikirim ke Surabaya 43 persen (6,8 ribu ton), kemudian Probolinggo 24 persen (3,9 ribu ton), Jakarta 16 persen (2,5 ribu ton), Bali 12 persen (1,8 ribu ton) dan daerah lainnya Makassar, Sorong, Jayapura 5 persen (800 ton).

Kepala Balai KIPM Jayapura, Suardi mengatakan, komoditas perikanan dari Provinsi Papua belum banyak yang diekspor secara langsung. Kebanyakan ikan-ikan hasil tangkapan baik pelagis besar, pelagis kecil dan demersal dibawa terlebih dahulu ke Surabaya, Bali, Jakarta dan Makassar

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Gelembung renangKIPMMerauke
Bagikan20Tweet11KirimKirim
Previous Post

Dua Kapal Terbakar di Merauke, Longboat Hilang di Timika

Next Post

Mirip Kerupuk, Harga Gelembung Renang Capai Rp 50 juta per Kilogram

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Mirip Kerupuk, Harga Gelembung Renang Capai Rp 50 juta per Kilogram

Mirip Kerupuk, Harga Gelembung Renang Capai Rp 50 juta per Kilogram

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Kemenko Kemaritiman Ingin Mutiara Sebagai Ikon Nasional

KPU Kabupaten Gorontalo Sosialisasi PSU di TPS 2 Desa Tuladenggi

Paus Orca di Pelabuhan Genoa dari Islandia

Mikroplastik Telah Masuk Dalam Rantai Produksi Sistem Budidaya Laut

Penutupan Wilayah Udara di Timur Tengah Menambah Kerugian Ekonomi $1,9 miliar

KPU Kabupaten Gorontalo Musnahkan 1383 Surat Suara Rusak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.