Perangkat lunak DSS akan menyajikan informasi apakah gempa tersebut akan menimbulkan tsunami ataukah tidak. Jika akan menimbulkan tsunami, petugas TWC segera menekan tombol diseminasi yang otomatis akan mengirimkan peringatan bahaya tsunami melalui sirine, Short Message Service (SMS), faksimili, radio, dan Televisi (Tessman et al., 2010).
Perjalanan sinyal hingga diterbitkannya peringatan dini yang cukup panjang, berlangsung hanya dalam waktu 5 (lima) menit setelah gempa (Lauterjung et al., 2010).

Aplikasi
Sistem peringatan dini tsunami di BMKG pada 12 September 2007 untuk pertama kalinya menerbitkan peringatan tsunami terhadap gempa Mw 8.4 dengan episenter di baratdaya Bengkulu.
Kemudian tercatat beberapa gempa lain yang berpotensi tsunami di Toli-toli 17 Nopember 2008, Manokwari Papua 4 Januari 2009, Padang 16 Agustus 2009 dan 30 September 2009 dan selatan Jawa 2 September 2009. Selain itu, di utara Sumatra 6 April 2010 dan 9 Mei 2010 dan juga yang menimbulkan tsunami di Mentawai 25 Oktober 2010.
Sistem ini telah dikaji oleh komisi dari IOC-UNESCO pada September 2010, dengan harapan dapat meningkatkan kualitasnya sebagai penyedia peringatan dini tsunami nasional dan kapasitasnya sebagai RTWP untuk Samudera Hindia di masa mendatang (Fauzi et al., 2009; Rudloff et al., 2010).





Komentar tentang post