World Mangrove Day

FOTO: VILAINECREVETTE/SHUTTERSTOCK.COM/UNESCO.ORG

MANGROVE memegang peranan penting dalam penyediaan sumber pangan perikanan, perlindungan pesisir, penyerap karbon, serta meredam gelombang dan pemanasan global. Dibandingkan dengan hutan tropis, hutan mangrove luasnya hanya satu persen.

Hari ini, 26 Juli, telah ditetapkan UNESCO sebagai hari internasional untuk konservasi ekosistem mangrove, World Mangrove Day.

Hari mangrove dicetuskan dalam dokumen “Proclamation of the International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem” November 2015.

Ini tahun ketiga peringatan hari mangrove yang pertumbuhan dan perkembangannya terus mengalami penyusutan. Oceanconference.un.org menyebutkan bahwa sekitar 67 persen hutan mangrove global telah hilang akibat pembangunan pesisir, budidaya perairan, polusi dan kegiatan manusia lainnya.

Upaya mengembalikan ekosistem ini terus digalakkan dengan melakukan restorasi, rehabilitasi, perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Hal ini penting dilakukan sebagai komitmen dalam mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir, perikanan berkelanjutan, ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan penyerapan CO2 di atmosfir.

UNESCO, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) menyebutkan mangrove adalah ekosistem yang langka, spektakuler dan produktif, berada di antara darat dan laut.

Mangrove menyediakan biomassa, hasil hutan dan perikanan, yang memberikan kontribusi pada perlindungan pantai dan perubahan iklim. Itu sebabnya, perlindungan ekosistem mangrove sangat penting.

Darilaut.id menurunkan laporan khusus terkait dengan mangrove ini.

Belajar Mangrove di Matalalang, Bonus Sunset

https://darilaut.id/berita/laporan-khusus/belajar-mangrove-di-matalalang-bonus-sunset

Mangrove untuk Pengobatan

https://darilaut.id/berita/laporan-khusus/mangrove-untuk-pengobatan

Ilustrasi : Mangrove Menyerap Karbon Dioksida 39,75 Ton per Tahun

https://darilaut.id/berita/laporan-khusus/ilustrasi-mangrove-menyerap-karbon-dioksida-3975-ton-per-tahun

Rantai Makanan dalam Ekosistem Mangrove di Pohuwato Tercemar Merkuri

https://darilaut.id/berita/laporan-khusus/rantai-makanan-dalam-ekosistem-mangrove-di-pohuwato-tercemar-merkuri

Tentang Mangrove

https://darilaut.id/berita/laporan-khusus/tentang-mangrove

Hutan Mangrove di Indonesia Terus Menyusut

https://darilaut.id/berita/laporan-khusus/hutan-mangrove-di-indonesia-terus-menyusut

#World Mangrove Day

Exit mobile version