Senin, Mei 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Temuan Mahasiswa ITB, Rumput Laut Sebagai Bahan Penyusun Baterei Organik

redaksi
12 Juni 2021
Kategori : Berita, Ide & Inovasi
0
Pembudidaya Rumput Laut di Nunukan, Hati-hati Lewati Batas Perairan Malaysia

Proses pengeringan hasil budidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Hasil ekstrak rumput laut dapat dibuat sebagai bahan penyusun baterei organik. Temuan ini diciptakan 2 mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Yumna Dzakiyyah (Teknik Elektro 2019) dan Richie Fane (Teknik Industri 2019).

Seperti dilansir Itb.ac.id, rumput laut untuk membuat prototipe baterai organik ini dari alga merah. Pemilihan alga merah sebagai bahan penyusun baterai organik ini didasari pada hasil riset Yumna dan Richie bersama tim dari sebuah start-up yang bergerak di bidang SME (Small Medium Enterprise) terhadap petani rumput laut di Pulau Tidung.

Kedua mahasiswa ini menemukan bahwa pemanfaatan rumput laut di Indonesia masih kurang optimal. Hal ini karena petani hanya menjual dalam bentuk rumput laut kering yang tentunya bernilai jual rendah.

Ini yang menimbulkan keinginan Yumna dan Richie dapat meningkatkan value rumput laut Indonesia yang berlimpah. Karena itu, bahan ini dipilih sebagai penyusun baterai organik.

“Ketika kita menemukan rumput laut mempunyai potensial yang lebih, kita berangkat dengan ide ini,” Yumna, seperti dikutip dari Itb.ac.id.

Dengan ide ini , Yumna dan Richie berhasil menjuarai kompetisi Schneider Go Green 2021 pada tingkat Asia-Pasifik. Atas prestasi tersebut, keduanya akan meneruskan langkah di tingkat kompetisi global.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: alga merahBaterai organikITBRumput Laut
Bagikan4Tweet3KirimKirim
Previous Post

Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Berita Keras

Next Post

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Maritim dan Kelautan

Postingan Terkait

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

25 Mei 2026
Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

25 Mei 2026

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Ukuran Kuda Laut yang Dapat Ditangkap Minimal 10 cm dan Tidak Bunting

Next Post
LIPI Riset Arlindo Selama 72 Hari

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Maritim dan Kelautan

Komentar tentang post

TERBARU

Koperasi Produsen Cahaya Sinergi Dengilo Kantogi Izin Pertambangan Rakyat di Pohuwato

Markhor, Kambing Liar Bertanduk Spiral yang Hampir Terancam Punah

Bibit Siklon Tropis 99W Berada di Utara Papua

Indonesia Masih Pemasok Bahan Mentah Hasil Laut

Hasil Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru SNBT 2026 Diumumkan Sore Ini

Laut Indonesia Bukan Sekadar Ruang Ekonomi

AmsiNews

REKOMENDASI

Jeritan Nelayan Indonesia di Kapal Ikan China di Perairan Galapagos

Siklon Tropis Herman Melemah Saat Bergerak ke Barat

Jepang Membunuh 50 Paus Minke di Kawasan Perlindungan Laut Antartika

Topan Gaemi Akan Mendarat di Taiwan Utara dan Cina

Pariwisata Berkelanjutan Dinilai Jadi Aspek Penting di Era Normal Baru

Namanya Kuda Laut, Tapi Tergolong Ikan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.