Rabu, Agustus 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Riwayat Paus Orca, J35 Dua Minggu Membawa Bangkai Anaknya, J50 Tampak Lesu

redaksi
9 Agustus 2018
Kategori : Orca
0
Riwayat Paus Orca, J35 Dua Minggu Membawa Bangkai Anaknya, J50 Tampak Lesu

J50. FOTO: NOAA Fisheries

DUA pekan lebih telah berlalu. Tapi, J35 ibu paus orca (Orcinus orca) yang melahirkan pada 24 Juli, masih belum merelakan kepergian anaknya.

Bersama kelompok J Pod lainnya, J35 dengan nama Tahlequah, membawa bayi orca yang sudah meninggal itu. Ini sesuatu yang baru pertama kali terjadi. Kesedihan berkepanjangan keluarga paus orca di Southern Resident.

Para ilmuwan, prihatin dengan keadaan ini. Apalagi, bukan hanya J35 yang menghadapi masalah.

The National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries menyebutkan, seekor paus pembunuh dengan identitas J50 kelihatan lesu dan membutuhkan perawatan medis. J50 lahir pada Desember 2014, dikenal sebagai Scarlet.

Permasalahan paling krusial yang dihadapi paus orca di lokasi ini adalah berkurangnya mangsa ikan Salmon Chinook. Selain itu, ancaman lain yang dihadapi paus pembunuh di lokasi tersebut adalah lalu lintas kapal dan kebisingan, polusi kimia seperti pestisida dan perairan yang terkontaminasi. Kontaminasi ini, seperti plastik, cat dan karet.

Gizi karena mangsa yang kurang, ditambah dengan polusi dan kontaminasi di laut ini dapat membahayakan kesehatan mereka dan merusak fungsi kekebalan, serta mengganggu reproduksi.*

Sumber: fisheries.noaa.gov

 

Tags: Bayi OrcaNOAA FisheriesOrcinus orca
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Apakah yang Dimaksud Dengan Arus Pusaran Laut

Next Post

Hiu Paus Ditunggangi

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Hiu Paus Ditunggangi

Hiu Paus Ditunggangi

Komentar tentang post

TERBARU

Peneliti BRIN Verifikasi Lapangan Dugaan Pencemaran Batu Bara di Perairan Jepara

BPBD Gorontalo Distribusi 60 Ribu Liter Air Bersih di Bone Bolango

5 Mahasiswa UNG Tampil di Korea Selatan, Salah Satunya Akan Mengikuti International Youth Day

5 Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Akan Tampil Dalam Ajang South Korea Cultural Mission 2026

Super Typhoon Dolphin Heads Toward the Okinawa Islands and the East China Sea

Topan Super Dolphin Menuju Kepulauan Okinawa dan Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Guru Besar UNG: Jadikan Statistika Sebagai Jantung Peradaban Berbasis Data

Pengurangan Anggaran Daerah Jadi Tantangan, Pemda Didorong Perkuat Kemandirian dan Daya Saing Lewat Pariwisata Berkelanjutan

Ilmuwan MIT Petakan Zona Mati Terbesar di Samudera Pasifik

Gletser Menyimpan 70% Air Tawar Dunia

Mengungkap Cahaya Misterius di Selatan Jawa, Samudera Hindia

Waspada Potensi Gempabumi dan Tsunami

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.