Rabu, Mei 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

World Oceans Day, Melindungi Lamun Menyelamatkan Lautan

redaksi
8 Juni 2022
Kategori : Berita, Konservasi
0
Berapa Stok Karbon di Padang Lamun Indonesia?

Ilustrasi padang lamun (Seagrass). FOTO: DARILAUT.ID

Tema Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) tahun ini, “Revitalisasi: Aksi Kolektif untuk Laut” menyoroti kesehatan laut, yang menurut para ahli berada pada titik kritis.

Lautan, yang mencakup lebih dari 70 persen planet ini, memberi makan miliaran orang, mengatur iklim, dan menghasilkan sebagian besar oksigen yang kita hirup.

Namun, laut terancam oleh perubahan iklim, polusi plastik, dan eksploitasi berlebihan.

Lamun terancam oleh limpasan pertanian dan industri, pembangunan pesisir, kenaikan suhu laut karena perubahan iklim, penangkapan ikan yang tidak diatur, dan pengerukan, dan lain- lain.

Apa yang akan terjadi jika aktivitas manusia menghancurkan lamun?

Penelitian dari Max Planck Institute for Marine Microbiology menunjukkan bahwa jika mikroba mendegradasi sukrosa di akar lamun, setidaknya 1,54 juta ton karbon dioksida akan dilepaskan di seluruh dunia – setara dengan jumlah karbon dioksida yang dikeluarkan oleh 330.000 mobil dalam setahun.

“Ini adalah ketakutan terbesar kami,” kata Maggie Sogin.

“Jika semua lamun menghilang dalam semalam, ini akan membatasi kemampuan ekosistem itu untuk menyimpan gula dan karbon organik yang biasanya sederhana. Ini bisa mengubah dinamika ekosistem yang rumit yang ditemukan di perairan pesisir kita.”

Penelitian ini dilakukan antara tahun 2016 dan 2019 di Pulau Elba, Italia dan Carrie Bow Cay di Belize.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Emisi gas rumah kacaHari Laut SeduniaLamunLeticia CarvalhoPadang LamunUNEPWorld Oceans Day
Bagikan6Tweet1KirimKirim
Previous Post

Titik Kritis Kesehatan Laut

Next Post

Berada di Selat Makassar, Gempa M 5,8 Guncang Mamuju

Postingan Terkait

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

13 Mei 2026
Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

13 Mei 2026

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Krisis Iklim: Titik Kritis yang Berpotensi Menimbulkan Bencana

Hujan Masih Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia Pertengahan Mei 2026

Dosen UNG Mengkaji Perlawanan Elit Gorontalo di Masa Kolonial

Krisis Iklim: Bumi Masih Bisa Menjadi Jauh Lebih Panas

Next Post
Berada di Selat Makassar, Gempa M 5,8 Guncang Mamuju

Berada di Selat Makassar, Gempa M 5,8 Guncang Mamuju

Komentar tentang post

TERBARU

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Karakteristik Burung Kareo Padi yang Hidup di Lahan Basah

UNG Gandeng Polda Gorontalo Perkuat Pencegahan Kekerasan di Kampus

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Mikroplastik Membahayakan Ekosistem Laut Hingga Rantai Makanan Manusia

Prodi Pendidikan Biologi UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

KLHK Melepas Siamang, Kukang dan Kucing Hutan di Sungai Penuh

Vaksin TBC Temuan Doktor Indonesia Diproduksi di Ukraina, Berpotensi Obat Covid-19

Gempa Laut Banda, 162 Rumah Mengalami Kerusakan

Kebutuhan Garam Meningkat 4,3 Persen per Tahun

Kemenhub Survei Kapal Berbendera Indonesia yang Berlayar di Perairan Internasional

Kurikulum Kemaritiman dan Bencana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.