Sabtu, Juni 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Mengharukan, Pertemuan Nakhoda dan ABK Ekspedisi Jakarta ke Vancouver Kanada

redaksi
22 Desember 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Phinisi Nusantara

KLM Phinisi Nusantara berlayar dari Makassar-Jakarta- Bitung-Sangihe Talaud-Filipina- Honolulu (Hawaii)-Vancouver Kanada dan San Diego Amerika Serikat. FOTO: DOK. ISTIMEWA

Kapal pinisi ini berlayar dari Makassar ke Jakarta. Kemudian, dari Jakarta melewati Bitung, Sangihe Talaud dan Filipina. Kapal pinisi mengambil posisi ke Honolulu (Hawaii), terus ke Vancouver dan San Diego Amerika Serikat. Pelayaran ditempuh selama 69 hari.

Menurut ahli kelautan Dr Anugerah Nontji (2009, 2017), mulanya rencana mengirim perahu layar tradisional ini ke Kanada banyak ditanggapi dengan sinis oleh berbagai kalangan. Banyak media yang menyebut pelayaran perahu Phinisi Nusantara ini bagaikan proyek melayarkan peti mati saja.

Phinisi Nusantara
Capt Gita Ardjakusuma nakhoda KLM Phinisi Nusantara bersama anak buah kapal. FOTO: DOK. ISTIMEWA

Terbukti kemudian, kata Nontji, perahu Phinisi Nusantara dapat mewujudkan rencana itu dengan gemilang, menepis segala keraguan.

Perahu Phinisi Nusantara dibuat perahu tradisional di Tanah Beru. Lebih dari 20 orang perajin terlibat dalam pembuatan perahu layar ini selama tiga bulan. Perahu layar ini berbobot mati 120 DWT (Dead Weight Ton), dengan panjang 37,5 meter dan lebar maksimum delapan meter.

Capt Gita sebagai nakhoda adalah perwira TNI-AL. Pada 1967, pernah melakukan pelayaran muhibah dengan KRI Dewa Rutji. Selanjutnya, tahun 1974, berlayar dari Keelung (Taiwan) menuju Tanjung Priok Jakarta dengan Yacht “Java Doll” milik atase Angkatan Laut, Kedutaan Amerika.

Pada 1986, Gita sebagai nakhoda “Phinisi Nusantara” untuk pelayaran dari Makassar-Tanjung Priok-Vancouver Expo/Kanada-San Diego Amerika.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Bulukumbaekspedisi pinisiGita ArdjakusumaVancouver
Bagikan47Tweet14KirimKirim
Previous Post

KKP Belum Terbitkan Izin Reklamasi di Teluk Benoa

Next Post

DFW-Indonesia dan INPEX Implementasikan Budidaya Rumput Laut

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Rumput laut

DFW-Indonesia dan INPEX Implementasikan Budidaya Rumput Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Dua Badai Tropis Melintas di Jepang, Higos di Barat Daya Tokyo

Banyak Ingin Mengoleksi Ikan Raja Laut yang Ditemukan di Perairan Dekat Pulau Siladen

Kemarau Meluas, Hujan Masih Signifikan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Nelayan Pulau Siladen Temukan Ikan Purba Coelacanth Panjang Lebih Dari 1 Meter

Korban Tewas Gempa Ganda Dahsyat di Venezuela Bertambah Menjadi 235 Orang

Malam Tropis di Eropa

AmsiNews

REKOMENDASI

Bank Genetik dan Bioinformatik kelautan Perlu Dikembangkan di Indonesia

Sosialisasi Larangan Perdagangan Penyu di Anambas

Pemimpin Harus Menghormati Kemerdekaan Pers

Efek Garis Geser, Filipina Menghadapi Banjir Dahsyat yang Menewaskan 25 Orang, 26 Hilang

Susi Air di Dua Tsunami

Siklon Tropis Talim Membawa Hujan Deras di Pantai Guangdong Cina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.