Jumat, Agustus 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Kuda Laut, Ikan yang Dipercaya Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

redaksi
9 Oktober 2020
Kategori : Biota Eksotis, Kajian, Kesehatan
0
Kuda Laut, Ikan yang Dipercaya Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Kuda laut spesies Hippocampus pontohi di perairan Raja Ampat, Papua Barat, Indonesia. FOTO: WINKEL D/FISHBASE.SE

Kuda laut merupakan salah satu komoditas yang menguntungkan di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Akibatnya, populasi kuda laut menyusut. Ekspolitasi berlebihan ini kebanyakan dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional di Tiongkok.

Menurut peneliti di Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam, LIPI, Dwi Eny Djoko Setyono, permintaan produk kuda laut cukup tinggi, baik dalam keadaan hidup untuk ikan hias akuarium dari negara-negara Eropa dan Amerika, maupun permintaan kuda laut mati sebagai bahan obat tradisional dari negara-negara Asia, khususnya China.

Asia merupakan konsumen kuda laut terbesar di dunia, yaitu mencapai 45 ton per tahun (≥ 16 juta ekor), dengan urutan tingkat konsumsi sebagai berikut: Cina 20 ton, Taiwan 11,2 ton dan Hongkong 10 ton.

Kajian ini ditulis Setyono di Jurnal Oseana, Volume 45, Nomor 1 Tahun 2020: 70-8, dengan judul “Karakteristik Biologi Kuda Laut (Hippocampus spp.) Sebagai Pengetahuan Dasar Budidaya.”

Permintaan yang tinggi menyebabkan penangkapan dilakukan secara intensif, sehingga mengakibatkan populasi kuda laut di alam menurun drastis.

Karena populasi di alam sudah menurun secara signifikan, pada Mei 2004 semua jenis kuda laut dimasukan dalam Appendix II, CITES (Convention for the International Trade in Endangered Species).

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Chinakuda lautLIPIObat-obatan dari laut
Bagikan130Tweet71KirimKirim
Previous Post

Vaksin TBC Temuan Doktor Indonesia Diproduksi di Ukraina, Berpotensi Obat Covid-19

Next Post

Banjir Melanda Kabupaten Mamasa dan Parigi Moutong

Postingan Terkait

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

28 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Peneliti UNG dan Vrije Universiteit Amsterdam Menyoroti Krisis Penggunaan Merkuri

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Next Post
Banjir Melanda Kabupaten Mamasa dan Parigi Moutong

Banjir Melanda Kabupaten Mamasa dan Parigi Moutong

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Meteor Perseid Terekam dari Nusa Tenggara Timur

Dua Tim Periset Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Penghargaan Program Riset Internasional

Selama Tahun 2026 Kematian Migran Meningkat

Rantai Pasok Terganggu, Kapal yang Berlayar di Laut Merah Mendapat Serangan Mematikan

Suhu Global Teratas November dan Januari Setelah Puncak El Niño

Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Tangani 1.286 Telur Penyu di Sambas

AmsiNews

REKOMENDASI

Dosen IPB University Bahas Lobster, Kepiting, dan Rajungan

ADB Meluncurkan Program Baru untuk Memerangi Perubahan Iklim

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Siklon Anggrek Menguat Menjadi Badai Kategori Tiga di Samudra Hindia

Topan Trami Mendekati Vietnam Tengah

Hanya Sepekan Gorontalo Dua Kali Dilanda Banjir

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.