Minggu, Juni 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Misteri Kehidupan Ubur-Ubur Api

redaksi
27 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Kesehatan
0
Misteri Kehidupan Ubur-Ubur Api

Siput laut biru atau the blue dragon (Glaucus atlanticus) sedang memangsa ubur-ubur api. FOTO: PERRINE (2018)/FIRDAUS (2020)

Selama tahap perkembangan awal, ubur-ubur api hidup di bawah permukaan air. Jika pneumatophore sudah mencapai ukuran yang cukup, ubur-ubur api akan naik ke permukaan laut.

Mangsa utama ubur-ubur api adalah larva ikan, seperti ikan terbang (exocoetidae), makarel dan jenis-jenis ikan lainnya yang berenang di dekat permukaan air.

Sekitar 70–90% hewan yang ditemukan di dalam pencernaan ubur-ubur api adalah larva ikan dan 10% di antaranya adalah krustase. Diperkirakan setiap harinya ubur-ubur api memangsa hingga 120 larva ikan.

Di dalam pencernaan ubur-ubur api ditemukan juga berbagai hewan kecil lainnya seperti telur ikan, ikan kecil, chephalopod, chaetognate, dan larva leptochephalus dalam jumlah yang relatif sedikit.

Struktur keras dari tubuh hewan yang dimangsa, seperti mata ikan, mata larva ikan, dan rahang chaetoghnata diketahui tidak tercerna di dalam saluran pencernaan ubur-ubur api.

Ubur-ubur api merupakan hewan predator yang tidak menyerang mangsanya secara aktif. Ubur-ubur api berburu secara pasif dengan menggunakan tentakel untuk menjebak dan melumpuhkan mangsa.

Hal ini dapat terjadi berkat adanya pneumatophore yang membuat tentakel dapat terbentang seperti jaring di kolom air. Tentakel tersebut juga memiliki warna menarik sehingga membuat ikan mendekat.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Blue DragonJellyfishLIPISengatan Ubur-uburSiput lautTremoctopusUbur-ubur
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Riwayat Tsunami Krakatau, Kapal Uap Berouw dan 600 Ton Karang Berpindah di Daratan

Next Post

Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Postingan Terkait

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

Wabah Ebola Spesies Bundibugyo Menyebar Cepat, 19 Pasien Sembuh

10 Juni 2026
Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

3 Juni 2026

Sudah 17 Kali Kongo Menghadapi Virus Ebola

WHO Menyerukan Gencatan Senjata di Tengah Wabah Ebola di Kongo

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

Penyakit Diabetes Mengancam Usia Remaja

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Next Post
Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Komentar tentang post

TERBARU

949 Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Tim BMKG Survei Gempa Darat Merusak M6,7 di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sediakan Bantuan Bagi Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah

Rumah Rusak Akibat Gempa Sulawesi Tengah 2215 Unit

KKN Kolaboratif UNG – UGM Angkat Potensi Lokal

Badai Tropis Mekkhala Terbentuk di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Pendidikan Profesi Guru UNG Persiapan Ujian Kinerja

Bangkai KM Santika Nusantara Bergeser, Nakhoda Diminta Waspada

Selain Tidak Ramah Lingkungan, Biaya Cantrang Cukup Besar

Sungai Didingga Meluap, Banjir Bandang di Gorontalo Utara Tinggi 2 Meter

Muat 90 Ton BBM Ilegal Kapal Equator Guinea Ditangkap di Batam

Laut Indonesia Jadi Sasaran Pencurian Kapal Ikan Asing

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.