Sabtu, Oktober 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

redaksi
26 Agustus 2026
Kategori : Kajian
0
Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Zulkifli Tanipu, M.A.,Ph.D. FOTO: KOLEKSI PRIBADI

Karena itu, pembelajaran bahasa Inggris perlu bergeser dari orientasi hasil menuju proses. Yang perlu diperhatikan bukan hanya berapa banyak materi yang selesai diajarkan, tetapi bagaimana pembelajar memahami, mengingat, dan menggunakan bahasa secara bertahap.

Kemajuan yang sesungguhnya sering kali tidak terlihat pada nilai yang meningkat, melainkan pada kemampuan membaca lebih kritis, menulis lebih runtut, dan berbicara dengan lebih percaya diri.

Perubahan tersebut juga menempatkan literasi sebagai pusat pembelajaran. Membaca tidak lagi dipahami sebagai aktivitas pelengkap, tetapi sebagai fondasi bagi perkembangan kosakata, struktur berpikir, dan kemampuan membangun argumen.

Demikian pula menulis bukan sekadar tugas akademik, melainkan sarana untuk mengorganisasi gagasan dan mengembangkan kesadaran terhadap cara bahasa bekerja. Semakin kaya pengalaman literasi seseorang, semakin kuat pula kemampuan bahasanya berkembang.

Hal yang tidak kalah penting adalah membangun lingkungan belajar yang konsisten. Kurikulum, asesmen, strategi mengajar, dan budaya akademik perlu bergerak ke arah yang sama. Sulit berharap pembelajar menjadi komunikator yang baik jika seluruh sistem hanya menghargai jawaban benar.

Sebaliknya, ketika ruang kelas memberi kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, membaca, dan menulis secara bermakna, bahasa tumbuh sebagai keterampilan hidup, bukan sekadar mata pelajaran.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Fakultas Sastra dan Budaya UNGPembelajaran Bahasa InggrisUNGUniversitas Negeri GorontaloZulkifli Tanipu PhD
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

UNG Mencatat 82 Mahasiswa Berprestasi Internasional, 521 Nasional

Next Post

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

1 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Next Post
Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

Banjir Bandang Dahsyat Menerjang Nepal, 95 Orang Tewas, 391 Wisatawan Hilang

TERBARU

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Pertumbuhan Produksi Perikanan Budidaya Berimbas pada Ekspor

Gempa Kuat M6,1 Guncang Parigi Moutong dan Gorontalo

Pari Manta Ukuran Dua Meter Dilepas ke Laut

Maklumat Kapolri, Komunitas Pers Minta Pasal 2d Dicabut

Metana Efektif Memerangkap Panas

Hampir Seluruh Tubuh Gunung Anak Krakatau Kawasan Rawan Bencana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.