Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Populasi Rendah, Ikan Napoleon Masuk Daftar IUCN dan CITES

redaksi
11 Februari 2022
Kategori : Biota Eksotis, Konservasi
0
Ikan Napoleon

Ikan napoleon. FOTO: KKP

Pada Conference of the Parties (CoP) ke-13 tahun 2004 di Bangkok, ikan Napoleon ditetapkan masuk dalam daftar Appendiks II Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), yang artinya ikan Napoleon masih dapat diperdagangkan melalui kontrol dari negara pengekspor dan negara pengimpor (CITES, 2004).

Beberapa hasil survey lapangan menunjukkan bahwa ikan Napoleon dapat dijumpai di sebagian besar perairan karang Indonesia (Cesar, 1996). Ikan Napoleon ditemukan di perairan Indonesia bagian barat, tengah dan timur (Sadovy et al., 2019).

Di wilayah Indonesia bagian barat, ikan Napoleon ditemukan di perairan Kepulauan Natuna dan Anambas, yang memiliki potensi ekspor ikan Napoleon terbesar. Kedua kepulauan tersebut terletak di Provinsi Kepulauan Riau, dan berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan.

Ciri khas dari perairan tersebut adalah adanya kemunculan juvenil ikan Napoleon secara periodik dan berkesinambungan di perairan dangkal yang merupakan daerah asuhannya.

Kemunculan benih tersebut dimanfaatkan sebagian besar penduduk yang bermata pencaharian sebagai nelayan, dengan melakukan kegiatan menangkap benih ikan Napoleon dari alam untuk kemudian dibesarkan di dalam keramba.

Secara ekologis, masing-masing fase dalam siklus hidup ikan Napoleon berasosiasi dengan habitat yang berbeda.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Cheilinus undulatusIkan NapoleonNapoleon WrasseP2O LIPI
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Paus Bungkuk Betina Terdampar di Pantai Channel Prancis

Next Post

100 Ribu Bangkai Ikan Mengambang di Lepas Pantai Prancis

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
100 Ribu Bangkai Ikan Mengambang di Lepas Pantai Prancis

100 Ribu Bangkai Ikan Mengambang di Lepas Pantai Prancis

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

AmsiNews

REKOMENDASI

Izin 2.397 Kapal Ikan GT >30 Kadaluwarsa

Siklon Tropis Terbentuk di Laut Timor

Munasik: Kita Menghadapi Krisis lingkungan

Antisipasi Teknologi Kecerdasan Buatan, AMSI Mengembangkan Trustworthy News Indicators

Piagam Pa’jukukang untuk Berantas Illegal dan Destructive Fishing

Tujuan Bangkok, 7.040 Kuda Laut Diselundupkan dari Bandara Yogyakarta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.