Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Anomali Masker

redaksi
19 Juli 2020
Kategori : Sampah & Polusi
0
Anomali Masker

Sejumlah sampah medis berupa masker yang ditemukan hanyut di pantai. FOTO: OCEANSASIA.ORG

Oleh: Riswan Lapagu

Darilaut – Semenjak kasus wabah virus corona melanda dunia pada awal tahun 2020, masker menjadi alat pelindung diri yang banyak dipakai oleh masyarakat dunia. Karena tingginya permintaan, dilaporkan media terjadi kelangkaan masker produksi pabrik di pasaran. Namun kondisi kelangkaan tersebut tidak berlangsung lama.

Di Indonesia misalnya. Kelangkaan masker memberikan peluang bisnis baru bagi kaum perempuan. Mereka dengan kreatif memproduksi masker rumahan dengan beragam model & motif serta harga terjangkau. Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) & di rumah aja (stay at home), expose masker-masker rumahan marak di media sosial (medsos).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam siaran pers Senin. 6/7/2020 menyebutkan, pemakaian masker dengan baik dan benar dapat menekan peluang penularan Covid-19 hingga lebih dari 50 persen.

Oleh sebab itu, berdasarkan SOP atau protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, masyarakat diwajibkan memakai masker terutama di ruang publik selama pandemi Covid-19.

Riswan Lapagu. FOTO: ISTIMEWA

Sayangnya efektivitas pemakai masker itu, mulai berdampak buruk terhadap lingkungan. Sejak pandemi Covid-19 dimulai, setiap bulan manusia menghasilkan 129 miliar sampah masker dan 65 miliar sarung tangan sekali pakai, sebagian besar tidak dibuang dengan benar dan berakhir di laut, kata lembaga Ocean Conservacy.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Covid-19Limbah MedisPolusisampah plastik
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pengelolaan dan Penanganan Limbah Medis

Next Post

Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Postingan Terkait

Terjerat Impor Ikan

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

19 Oktober 2026
Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

Mahasiswa KKN UNG Perkenalkan Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Plastik

7 Oktober 2026

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Monster Baru di Laut Mediterania Sampah Plastik

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

Next Post
Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Komentar tentang post

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Keselamatan Pelayaran dan Perlindungan Lingkungan Maritim Jadi Perhatian Utama

Pembatasan Sosial Berskala Besar Tidak Lepas dari Aspek Demografi dan Geografi

Bagaimana Rasanya Bersama 145 Paus Pilot yang Mati Massal?

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis

Jepang Membunuh 50 Paus Minke di Kawasan Perlindungan Laut Antartika

Gelombang Panas Masih Melanda Asia dan Asia Tenggara, Suhu Maksimum Capai 52°C

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.