Rabu, Juli 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Anomali Masker

redaksi
19 Juli 2020
Kategori : Sampah & Polusi
0
Anomali Masker

Sejumlah sampah medis berupa masker yang ditemukan hanyut di pantai. FOTO: OCEANSASIA.ORG

Oleh: Riswan Lapagu

Darilaut – Semenjak kasus wabah virus corona melanda dunia pada awal tahun 2020, masker menjadi alat pelindung diri yang banyak dipakai oleh masyarakat dunia. Karena tingginya permintaan, dilaporkan media terjadi kelangkaan masker produksi pabrik di pasaran. Namun kondisi kelangkaan tersebut tidak berlangsung lama.

Di Indonesia misalnya. Kelangkaan masker memberikan peluang bisnis baru bagi kaum perempuan. Mereka dengan kreatif memproduksi masker rumahan dengan beragam model & motif serta harga terjangkau. Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) & di rumah aja (stay at home), expose masker-masker rumahan marak di media sosial (medsos).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam siaran pers Senin. 6/7/2020 menyebutkan, pemakaian masker dengan baik dan benar dapat menekan peluang penularan Covid-19 hingga lebih dari 50 persen.

Oleh sebab itu, berdasarkan SOP atau protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, masyarakat diwajibkan memakai masker terutama di ruang publik selama pandemi Covid-19.

Riswan Lapagu. FOTO: ISTIMEWA

Sayangnya efektivitas pemakai masker itu, mulai berdampak buruk terhadap lingkungan. Sejak pandemi Covid-19 dimulai, setiap bulan manusia menghasilkan 129 miliar sampah masker dan 65 miliar sarung tangan sekali pakai, sebagian besar tidak dibuang dengan benar dan berakhir di laut, kata lembaga Ocean Conservacy.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Covid-19Limbah MedisPolusisampah plastik
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Pengelolaan dan Penanganan Limbah Medis

Next Post

Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Postingan Terkait

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

UNEP dan GEF Perkuat Pemantauan Merkuri dan Bahan Kimia Beracun

29 Juni 2026
Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

17 Juni 2026

Krisis Polusi Plastik Mencekik Lautan, Bahan Alternatif  Terhambat tarif dan Peraturan

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Next Post
Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Banjir Bandang Luwu Utara, 36 Meninggal dan 67 Hilang

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Dingatkan Memberikan Solusi Bagi Masyarakat

448 Mahasiswa KKN UNG Berfokus Turunkan Angka Kematian Ibu dan Anak

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspedisi Nusantara Jaya di Pulau Sembilan, Sinjai

KM Baruna Jaya Tabrakan dengan Kapal Ikan, 1 Nelayan Hilang

Survei Kelautan Pencarian Kapal MV Nur Allya di Laut Halmahera

Ini 5 Manfaat Lamun

Pesawat Susi Air, Bolak Balik Palu-Balikpapan-Mamuju

Presiden: Penanganan Kelestarian Laut Tak Bisa Hanya Satu Negara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.