Rabu, Maret 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Hari Ini, Bersih-Bersih Sampah Plastik Seluruh Indonesia

Menteri Susi di Bitung, Kaka Slank di Pantai Losari Makassar

redaksi
19 Agustus 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Memotret Sampah Plastik di Pantai Losari

Sampah plastik di Pantai Losari, Makassar. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Hari ini, Minggu (19/8) puluhan ribu peserta akan mengambil bagian dalam kegiatan “Menghadap Laut.” Kegiatan ini untuk melakukan bersih-bersih sampah plastik secara serentak di 73 titik di Indonesia, tersebar dari Aceh hingga Papua.

Dalam akun instagram dan twitter @fishGOD, vokalis Kaka Slank mengajak warga di Makassar, Sulawesi Selatan menjadi bagian dari Pandu Laut untuk bersama-sama membersihkan sampah plastik di pantai Losari.

Kaka Slank mengatakan, ”fishgodHey Ocean Lovers ! ………… Tanggal 19 Agustus nanti pukul 15.00 WITA, gua ada di Makassar, tepatnya di Pantai Losari. Yang ada di Makassar ayo sama2 kita menjaga laut dan menjadi bagian dari Pandu Laut (Ikutan kasih hadiah ke Indonesia dgn membersihkan #laut.”*

Kaka Slank juga mengajak masyarakat mulai meninggalkan penggunaan sedotan dan botol minuman sekali pakai. Hal ini merupakan sikap pribadi yang terlihat kecil, namun sangat berarti bagi kelestarian lingkungan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan pemilihan 73 titik terinspirasi dari peringatan kemerdekaan ke-73 RI. Meskipun demikian, gerakan “Menghadap Laut” tak dibatasi pada 73 titik itu saja. Siapapun bebas mendaftar dan membentuk titik lainnya di seluruh Indonesia.

Saat ini, menurut Menteri Susi, sudah ada 100 lebih titik yang didaftarkan. Selain itu, kegiatan Pandu Laut ini juga tak harus di laut. Sungai, danau, dan jenis perairan lain pun diperbolehkan.

“Kita menghadap laut (danau, sungai, dan perairan lainnya) untuk menunjukkan cinta dan kesediaan kita untuk menjaga dan merawat wilayah perairan kita yaitu dengan mengambil, memungut, dan mengamankan sampah-sampah yang ada di depan kita, terutama sampah plastik dan sampah-sampah yang tidak bisa di-recycle oleh alam,” kata Susi dalam konferensi pers, awal pekan ini di kantor KKP Jakarta, Senin (13/8).

Turut hadir dalam konferensi pers ini, antara lain aktivis Pandu Laut Nusantara Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank bersama istri, Natascha; Istri Ridho Slank, Ony Serojawati; Direktur Diet Kantong Plastik Tiza Mafira; dan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi.

Menteri Susi mengatakan, dirinya akan mengomandoi langsung aksi bersih pantai dari Bitung, Sulawesi Utara, sedangkan Kaka Slank dari Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun di titik-titik lainnya juga akan dipimpin langsung publik figur yang tergabung dalam Pandu Laut Nusantara untuk menjaring massa.

“Anak muda, yang tua, anak-anak milenial, semua bahu-menahu menjaga laut Indonesia,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, dalam kegiatan ini disiapkan fasilitas darat untuk mengangkut sampah yang berhasil dikumpulkan ke titik-titik Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau satu titik dapat 1 ton, berarti terkumpul 73 ton. Tapi sepertinya akan lebih dari 1 ton (masing-masing titik),” kata Brahmantya.

Guna penanggulangan sampah yang berhasil dikumpulkan, Pandu Laut Nusantara juga akan berkerja sama dengan Dinas Kebersihan setempat dan industri-industri daur ulang, serta pihak-pihak yang memahami dengan baik penanganannya.

“Mindset anak-anak setiap tahun di-recharge sehingga tidak boleh membuang sampah sembarangan, dan kita punya acara setiap tahunnya untuk mengingatkannya,” ujar Brahmantya.*

Tags: Pantai Losarisampah plastikSusi Pudjiastuti
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Indonesia Komitmen Kurangi 70 Persen Sampah Plastik

Next Post

FPIK IPB Kolaborasi Pelatihan Terumbu Karang di Wakatobi

Postingan Terkait

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

7 Maret 2026
Setiap Hari, Timbunan Sampah di Indonesia 175 Ribu Ton, 15 Persen Plastik

INC Pilih Ketua Baru untuk Memimpin Negosiasi Perjanjian Global Tentang Polusi Plastik

11 Februari 2026

Keberlanjutan Pariwisata Tak Dapat Dipisahkan Dari Pengelolaan Sampah yang Baik

Wamenpar: 2.000 Desa di Indonesia Kembangkan Kegiatan Wisata Bahari

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

12 Jenis Ikan Ekonomis yang Terkontaminasi Mikroplastik di Teluk Tomini Hidup di Dekat Pantai Hingga Terumbu Karang

Peneliti UNG Temukan 12 Jenis Ikan Ekonomis di Teluk Tomini Terkontaminasi Mikroplastik

Kurangi Emisi Filipina Memulai Pelayaran Perdana Kapal Kargo Bertenaga Metanol

Next Post
FPIK IPB Kolaborasi Pelatihan Terumbu Karang di Wakatobi

FPIK IPB Kolaborasi Pelatihan Terumbu Karang di Wakatobi

Komentar tentang post

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Raih Penghargaan Institusi Terfavorit

Saling Serang AS-Isarel vs Iran, PBB: Warga dan Infrastruktur Sipil Harus Dilindungi

Program Studi Pendidikan Matematika UNG Raih Akreditasi Unggul

Krisis Selat Hormuz

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

AmsiNews

REKOMENDASI

Cek Fakta di Sekolah dan Kampus Tingkatkan Nalar Kritis Anak Muda

Peringatan Tsunami Setelah Gempa Dahsyat M 8,2 di Alaska

UNG Mengadakan Takziah Hari ke-7 Musibah KKN Desa Dunggilata

Taiwan Larang Penggunaan Cangkir Plastik Sekali Pakai

Gempa Teluk Tomini M6,4 Dirasakan III-IV MMI di Kotamobagu dan Pohuwato

Siklon Tropis Berkembang di Laut Cina Selatan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.