Rabu, Juni 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Sampah & Polusi

Hari Ini, Bersih-Bersih Sampah Plastik Seluruh Indonesia

Menteri Susi di Bitung, Kaka Slank di Pantai Losari Makassar

redaksi
19 Agustus 2018
Kategori : Sampah & Polusi
0
Memotret Sampah Plastik di Pantai Losari

Sampah plastik di Pantai Losari, Makassar. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Hari ini, Minggu (19/8) puluhan ribu peserta akan mengambil bagian dalam kegiatan “Menghadap Laut.” Kegiatan ini untuk melakukan bersih-bersih sampah plastik secara serentak di 73 titik di Indonesia, tersebar dari Aceh hingga Papua.

Dalam akun instagram dan twitter @fishGOD, vokalis Kaka Slank mengajak warga di Makassar, Sulawesi Selatan menjadi bagian dari Pandu Laut untuk bersama-sama membersihkan sampah plastik di pantai Losari.

Kaka Slank mengatakan, ”fishgodHey Ocean Lovers ! ………… Tanggal 19 Agustus nanti pukul 15.00 WITA, gua ada di Makassar, tepatnya di Pantai Losari. Yang ada di Makassar ayo sama2 kita menjaga laut dan menjadi bagian dari Pandu Laut (Ikutan kasih hadiah ke Indonesia dgn membersihkan #laut.”*

Kaka Slank juga mengajak masyarakat mulai meninggalkan penggunaan sedotan dan botol minuman sekali pakai. Hal ini merupakan sikap pribadi yang terlihat kecil, namun sangat berarti bagi kelestarian lingkungan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan pemilihan 73 titik terinspirasi dari peringatan kemerdekaan ke-73 RI. Meskipun demikian, gerakan “Menghadap Laut” tak dibatasi pada 73 titik itu saja. Siapapun bebas mendaftar dan membentuk titik lainnya di seluruh Indonesia.

Saat ini, menurut Menteri Susi, sudah ada 100 lebih titik yang didaftarkan. Selain itu, kegiatan Pandu Laut ini juga tak harus di laut. Sungai, danau, dan jenis perairan lain pun diperbolehkan.

“Kita menghadap laut (danau, sungai, dan perairan lainnya) untuk menunjukkan cinta dan kesediaan kita untuk menjaga dan merawat wilayah perairan kita yaitu dengan mengambil, memungut, dan mengamankan sampah-sampah yang ada di depan kita, terutama sampah plastik dan sampah-sampah yang tidak bisa di-recycle oleh alam,” kata Susi dalam konferensi pers, awal pekan ini di kantor KKP Jakarta, Senin (13/8).

Turut hadir dalam konferensi pers ini, antara lain aktivis Pandu Laut Nusantara Akhadi Wira Satriaji alias Kaka Slank bersama istri, Natascha; Istri Ridho Slank, Ony Serojawati; Direktur Diet Kantong Plastik Tiza Mafira; dan Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi.

Menteri Susi mengatakan, dirinya akan mengomandoi langsung aksi bersih pantai dari Bitung, Sulawesi Utara, sedangkan Kaka Slank dari Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Adapun di titik-titik lainnya juga akan dipimpin langsung publik figur yang tergabung dalam Pandu Laut Nusantara untuk menjaring massa.

“Anak muda, yang tua, anak-anak milenial, semua bahu-menahu menjaga laut Indonesia,” ujarnya.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, dalam kegiatan ini disiapkan fasilitas darat untuk mengangkut sampah yang berhasil dikumpulkan ke titik-titik Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau satu titik dapat 1 ton, berarti terkumpul 73 ton. Tapi sepertinya akan lebih dari 1 ton (masing-masing titik),” kata Brahmantya.

Guna penanggulangan sampah yang berhasil dikumpulkan, Pandu Laut Nusantara juga akan berkerja sama dengan Dinas Kebersihan setempat dan industri-industri daur ulang, serta pihak-pihak yang memahami dengan baik penanganannya.

“Mindset anak-anak setiap tahun di-recharge sehingga tidak boleh membuang sampah sembarangan, dan kita punya acara setiap tahunnya untuk mengingatkannya,” ujar Brahmantya.*

Tags: Pantai Losarisampah plastikSusi Pudjiastuti
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Indonesia Komitmen Kurangi 70 Persen Sampah Plastik

Next Post

FPIK IPB Kolaborasi Pelatihan Terumbu Karang di Wakatobi

Postingan Terkait

Guterres: Terumbu Karang Sekarat, Stok Ikan Runtuh dan Permukaan Laut Naik

4.000 Spesies Laut Terpengaruh Plastik

7 Juni 2026
KSOP Muara Angke: Perhatikan Agar Sampah Tidak Berserakan

World Oceans Day, Emisi Sampah Plastik Capai 52,1 Juta Metrik Ton per Tahun

7 Juni 2026

SDGs Center UNG Dukung Gerakan Pilah Sampah

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Prof. Reza: Mikroplastik Membawa Berbagai Zat Berbahaya

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Next Post
FPIK IPB Kolaborasi Pelatihan Terumbu Karang di Wakatobi

FPIK IPB Kolaborasi Pelatihan Terumbu Karang di Wakatobi

Komentar tentang post

TERBARU

2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

UNG Umumkan Hasil Seleksi Mandiri Prestasi 2026

UNG Seleksi 170 Kandidat Beasiswa ADik 2026

4 Juta Pelajar dan 156 Ribu Guru Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, 1.000 Ruang Kelas Rusak

95 Rumah dan 8 Gedung Mengalami Kerusakan di Sulawesi Utara Akibat Gempa Sarangani di Laut Sulawesi

AmsiNews

REKOMENDASI

Depresi Tropis Florita Terbentuk di Dekat Filipina

Menteri Susi: Harga Tinggi, Banyak yang Tergoda Selundupkan Benih Lobster

Hasil Tangkapan Sampingan dan Fungsi Ekosistem

Stigma Negatif Tenaga Medis di Indonesia, Diusir dan Dikucilkan

Usulan Indonesia Mengenai Pengelolaan Danau Disepakati Majelis Lingkungan PBB

Bibit Siklon Tropis 90S di Selatan Pulau Enggano, Bawa Hujan di Bengkulu Hingga Banten

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.