Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Peta Migrasi Mamalia di Laut Sawu dan Banda

redaksi
9 November 2018
Kategori : Orca
0
Laut Sawu

Peta migrasi mamalia laut di TNP Laut sawu dan TWP Laut Banda. BKKPN KUPANG

SELAMA tiga tahun, 2015 – 2018, Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melakukan monitoring di Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu.

Hasil monitoring bersama mitra BKKPN Kupang menghasilkan peta migrasi mamalia yang melintasi TNP Laut Sawu hingga Taman Wisata Perairan (TWP) Laut Banda.

Laut Sawu dan perairan Nusa Tenggara Timur sebagai jalur utama mingrasi, serta lokasi mamalia laut mencari makan. Dari Laut Sawu, mamalia laut ini ke Laut Banda.

Alur migrasi mamalia laut ini, terutama pada bulan April – Juni, Juni – Agustus, Agustus – September, September – Oktober dam Oktober Januari.

Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ir Ikram M Sangadji MSi mengatakan, berdasarkan data kemunculan mamalia laut, paling banyak di bulan September, Oktober dan November.

Kemunculan mamalia laut ini, menurut Ikram, pada pagi dan sore hari. Pagi hari, muncul pukul 05.00 sampai 09.00 Wita. Sore hari pukul 15.00 – 18.00 Wita.

Tingkah laku dominan mamalia laut ini selama pemantauan, seperti feeding, aerials, travelling, sphyhoping, loging, bowriding dan avoidence.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BKKPN KupangLaut BandaLaut SawuMamalia laut
Bagikan30Tweet12KirimKirim
Previous Post

Begini Cara Mengetahui Harga Ikan di Manado Secara Online Setiap Hari

Next Post

Produksi Garam Rakyat Tidak Terserap Pasar

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Garam

Produksi Garam Rakyat Tidak Terserap Pasar

Komentar tentang post

TERBARU

Penutupan 8 Bandara Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Menhub: Pastikan Pemeriksaan Pesawat Sebelum Beroperasi

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

AmsiNews

REKOMENDASI

Hiu Paus Menetap Sementara di Perairan Botubarani

Topan Kong-rey Menyebabkan Lebih Dari 843 Ribu Rumah Tangga Tanpa Listrik di Taiwan

Pentingnya Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Perkotaan

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

UNESCO Indonesia-BRIN: Riset Mangrove Dibutuhkan Untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Potensi Hujan Hari Ini Hingga 16 Maret di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.