Tuna berukuran kecil ini diberi makan pelet. Setelah tuna ini besar, makanan pelet diganti dengan ikan sarden segar.
Biasanya, budidaya ikan tuna di Jepang ini diambil dari alam dengan ukuran 2 kilogram. Selanjutnya, tuna berukuran kecil ini dibesarkan dalam karamba berukuran diameter 90 meter, tinggi 20 meter.
Dari jumlah benih sebanyak 1500 ekor, kematian sekitar tiga persen. Selebihnya bisa dipanen. Berat daging ikan hasil panen tuna ini 60 kilo gram. Ini ukuran berat rata-rata setelah perut dan insang dibuang.
Selain sarden, tuna yang dibudidayakan diberi vitamin. Tujuan pemberian vitamin ini agar daging tuna tidak berbau amis.
Orang Jepang biasanya makan tuna mentah. Karena itu, tidak boleh ada bau pada daging ikan ini. Intinya rasa, tekstur dan warna ikan, sama persis seperti hasil tangkapan di alam.*





Komentar tentang post