Darilaut – Peristiwa alam yang terjadi di perairan Kalimantan Barat pertengahan Juli 2021 bukan hanya cuaca buruk di laut. Hujan deras yang menyebabkan banjir juga terjadi sejumlah wilayah.
Sementara pergerakan massa air dari bawah laut telah memindahkan ribuan teripang di pantai Kabupaten Sambas.
Sejauh yang dapat ditelusuri melalui informasi cuaca dan maklumat pelayaran, prediksi gelombang tinggi di perairan Indonesia periode 13 – 19 Juli 2021, khususnya yang terdekat dengan perairan Kalimantan Barat berada di beberapa perairan.
Saat itu, gelombang Sangat Tinggi 4 – 6 meter, diperkirakan akan terjadi di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Perairan Kepulauan Natuna. Kemudian gelombang sedang dengan tinggi 1,25 – 2,5 meter di Selat Karimata Bagian Selatan dan gelombang tinggi 2,5 – 4 meter diperkirakan terjadi di Selat Karimata Bagian Utara.
Berdasarkan catatan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, kapal yang mengalami kecelakaan KM Kenangan Usaha dengan personal on board (POB) 10 orang, Haiden Mina Jaya 188 (9 orang), KM Anugerah III (10 orang, KM Anita Jaya (16 orang). Kemudian, KM Amat Jaya (15 orang), KM Bintang Rejeki 78 (17 orang), KM Kawan Lama 999 (11 orang) dan KM Jimi Wijaya (13 orang).
Selain itu, KM Rimba Nelayan (3 orang), KM Bersama IV (3 orang), KM Teman Jaya (5 orang), KM Sumber Abadi 6 (9 orang), TB Sinar Bahari 05/TK Surya VII (4 orang), TB Mitra Bahari 02/TK HP 230 (4 orang), Yacht (2 orang), KM CSSK (3 orang), dan kapal pemancing (3 orang).





Komentar tentang post