Batik Air berangkat dari Bandara Mutiara, menuju bandara Hasanuddin, Makassar, bersamaan dengan terjadinya gempa.
Pilot Batik Air bernama Ricosetta Mafella merekam peristiwa tsunami, setelah lepas landas. Video ini dapat dilihat di akun instagram @icoze_ricochet.
Keberangkatan bersamaan dengan gempa ini menewaskan petugas AirNav Anthonius Gunawan Agung yang sementara bertugas.
Gempa Donggala terjadi pada Jumat (28/9) pukul 17.02.44 WIB (18.02.44 Wita). Gempa ini dengan kekuatan magnitude 7,4 skala Richter (SR). Lokasi berada di 0.20 Lintang Selatan dan 119.89 Bujur Timur, pada kedalaman 11 kilometer. Info gempa dan peringatan tsunami disampaikan BMKG.
Batik Air ID6231 telah lepas landas, jam 18.02. Pilot Ricosetta yang menerbangkan pesawat ini sudah berada di atas Teluk Palu. Melihat ada yang berbeda di permukaan laut di Teluk Palu, pilot merekam fenomena tersebut. Air laut di pinggir pantai seperti membentuk lubang, melingkar cukup besar.
Dengan mengambil posisi jam 18.02 Wita lepas landas, selanjutnya pesawat sudah berada di udara 8 sampai 10 menit. Pengambilan gambar ketika terjadi tsunami dari atas pesawat oleh pilot Batik Air, antara pukul 18.10 sampai 18.12 Wita.
Pilot Batik Air tidak berputar-putar selama setengah jam di atas Teluk Palu. Karena pada pukul 18.21 pesawat ini sudah berada di Provinsi Sulawesi Barat.





Komentar tentang post