“Covered area operasi SAR Kantor SAR Pontianak yang dilaksanakan sejak tanggal 14 sampai 23 Juli 2021 itu sebenarnya sudah mencakup Perairan Tambelan, baik pencarian di permukaan air dan pencarian melalui udara,” katanya.
Pesawat CN 235, Casa MPA P 8203, dan ATR KKP melaksanakan pencarian melalui udara pada tanggal 19-27 Juli 2021.
Sementara pada 24 – 27 Juli 2021, ATR KKP, KRI Kerabit, KRI Lemukutan, dan KN SAR Karna juga melaksanakan penyisiran di permukaan air perairan Kalbar hingga Kepulauan Riau, termasuk Perairan Tambelan di mana posisi terakhir KM Kakap Merah III terdeteksi. Namun, tim SAR gabungan tidak menemukan korban.
Kantor SAR Pontianak selanjutnya menutup operasi SAR di wilayah kerjanya pada tanggal 23 Juli setelah 10 hari menggelar operasi SAR.
Sementara Kantor SAR Tanjungpinang, tetap melaksanakan pencarian terhadap KM Kakap Merah III di wilayah kerja Kantor SAR Tanjungpinang bersama Potensi SAR.
Hingga hari ke-7, upaya tim SAR Tanjungpinang mencari KM Kakap Merah III tidak membuahkan hasil.
Setelah dilaksanakan evaluasi Potensi SAR yang terlibat dalam pencarian, operasi SAR dihentikan pada Senin (26/7) malam pukul 20.00 WIB.
Pemantauan dan koordinasi masih dilakukan Kantor SAR Pontianak, Kantor SAR Natuna, Potensi SAR khususnya para nelayan, serta menyebarkan e-broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di area tersebut untuk membantu dan melaporkan jika melihat atau menemukan obyek pencarian.





Komentar tentang post