Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

redaksi
10 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Protected Area Specialist EPASS (Enhancing Protected Area System in Sulawesi)- project Bogani Nani Wartabone, Hanom Bashari. FOTO: ISTIMEWA

2000. Peneliti dari Bogor, Hendra Gunawan, melakukan kajian bio-ekologi maleo dan kembali melakukan penilaian lokasi-lokasi peneluran maleo di Sulawesi. Pada dekade ini, penelitian-penelitian lain pun mulai gencar dilakukan oleh beberapa universitas di Indonesia mengenai maleo, baik di dalam taman nasional dan kawasan lainnya.

2001. Wildlife Conservation Society (WCS) dan Balai TNBNW memulai Program Konservasi Maleo melalui pemantauan dan memindahkan telur-telur maleo di alam ke dalam bak-bak hatchery secara intensif. Lokasi berada di Tambun dan Muara Pusian, dan masih aktif sampai saat ini.

Hamparan lokasi peneluran maleo di Tambun, TN Bogani Nani Wartabone. FOTO: HANOM BASHARI/EPASS

2002. IUCN membuat kategori baru untuk maleo. Status keterancaman global maleo menjadi genting (EN).

2003. WCS dan Balai TNBNW mereplikasi program konservasi maleo di Hungayono dan hingga kini masih aktif. WCS juga melakukan penilaian lokasi-lokasi peneluran maleo di lanskap TN BNW.

2007. Selebrasi pelepasliaran ke-4.000 anak maleo hasil penetasan di dalam hacthery dari Program Konservasi Maleo di TNBNW.

2010. Konferensi maleo internasional pertama diselenggarakan di Tomohon, Sulawesi Utara.

2015. Maleo ditetapkan sebagai salah satu dari 25 satwa prioritas nasional untuk ditingkatkan populasinya sebesar 10 persen, berdasarkan SK Direktur Jenderal KSDAE Nomor 180/IV-KKH/2015.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Burung MaleoMacrocephalon maleoSulawesi
Bagikan10Tweet4KirimKirim
Previous Post

Spirit Dari Sebutir Telur

Next Post

Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Postingan Terkait

Petugas Menangkap Pelaku Pembalakan Liar Hutan Mangrove di Langkat

Burung Indonesia Diseminasi Konservasi Mangrove Pohuwato dan Pameran Produk Ramah Lingkungan

25 April 2026
Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

Percepatan Reviu Zonasi di Kawasan Konservasi Kepulauan Raja Ampat Memastikan Kesesuaian dengan Kebutuhan Masyarakat

9 April 2026

55 Paus Pilot Sirip Pendek Terdampar di Pantai Rote Ndao, 34 Selamat

Tahun Kuda 2026: Empat Pelajaran Lingkungan yang Dapat Dipelajari Dari Kuda

Pariwisata Berkelanjutan Mendorong Tanggung Jawab dan Konservasi Lingkungan

Bali Ocean Days 2026 Bahas Pengelolaan 7 Cagar Biosfer Kepulauan dan Pesisir di Indonesia

Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Menghentikan Pembukaan Jalan dalam Kawasan

Ikan Hulu’u di Danau Limboto Kelompok Giuris, Butuh Rencana Konservasi yang Spesifik

Next Post
Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Komentar tentang post

TERBARU

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

AmsiNews

REKOMENDASI

Alat Ini Dapat Deteksi Gempa 3 Hari Sebelum Terjadi

Riset Gempa dan Tsunami Pagai 2010

Suhu Maksimum di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Pemerintah Kota Gorontalo dan Gorontalo Utara Perkuat Kerja Sama Pariwisata

P2O LIPI Luncurkan Aplikasi Seagrass Carbon Converter

Yang Perlu Dihindari Ketika Memotret Bawah Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.