Selasa, Juni 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Riwayat Penyelamatan Toa, Bayi Orca yang Terdampar di Selandia Baru

redaksi
25 Juli 2021
Kategori : Laporan Khusus, Orca
0
Riwayat Penyelamatan Toa, Bayi Orca yang Terdampar di Selandia Baru

Bayi orca yang terdampar di bebatuan di pantai Selandia Baru, Minggu (11/7). FOTO: BEN NORRIS/ Yahoo News Australia

Di tengah upaya pencarian untuk penyelamatan bayi orca ini dapat kembali menyatu dengan keluarganya, pada Jumat (23/7) malam, kondisi Toa memburuk.

Melalui upaya luar biasa dan keinginan untuk melakukan yang terbaik untuk Toa, namun untuk menyatukannya kembali dengan podnya belum tercapai.

Suasana khidmat dan mengharukan di Plimmerton Boating Club. Toa yang diupayakan hampir 2 pekan dapat menyatu kembali dengan keluarganya (pod) tak bisa diselamatkan.

Pada Jumat (23/7) malam, Toa meninggal. Bayi orca ini kemudian dikuburkan setelah dilepas 70 orang di Plimmerton Boating Club pada Sabtu (24/7) dini hari. Toa dikuburkan oleh Ngāti Toa Rangatira.

Angus mengatakan upacara yang dihadiri Ngati Toa, warga setempat, relawan dan staf DOC itu berlangsung khidmat dan mengharukan.

Toa meninggal secara wajar dan tidak dilakukan nekropsi. Tanda-tanda Toa mulai terlihat tidak sehat sekitar Jumat pukul 19.30 waktu setempat. Toa meninggal satu jam kemudian pukul 20.30.

DOC menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mencoba menyelamatkan Toa. Jumlah orang yang terlibat dalam upaya menyelamatkan bayi orca Toa setelah terdampar sangat banyak.

Lebih dari 40 ahli internasional dan nasional telah memberikan saran selama 12 hari terakhir.

Namun, kesehatan Toa memburuk dan dokter hewan yang bergegas untuk membantunya tidak dapat menyelamatkannya. (Verrianto Madjowa)

Halaman 10 dari 11
Sebelumnya1...91011Selanjutnya
Tags: Bayi OrcaKiller Whalepaus orcaPaus Pembunuhpaus terdamparSelandia Baru
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Mengharukan, Bayi Orca Toa di Selandia Baru Meninggal

Next Post

Segitiga Masalembo: Antara Mitos, Kekayaan Biota dan Gelombang Bawah Laut

Postingan Terkait

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

Dua Paus Orca Bermain Dekat Rumpon Nelayan Gorontalo di Teluk Tomini

15 Februari 2026
Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026

Tren Memprihatinkan: 24 Hiu Paus Terdampar di Selatan Jawa dalam 3 Tahun

Nekropsi Temukan Udang Rebon dalam Lambung Hiu Paus, Indikasi Keracunan Muncul

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Ini Ciri dan Keunikan Paus Biru yang Muncul di Botubarani

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Next Post
Segitiga Masalembo: Antara Mitos, Kekayaan Biota dan Gelombang Bawah Laut

Segitiga Masalembo: Antara Mitos, Kekayaan Biota dan Gelombang Bawah Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa M6,2 Guncang Talaud

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

Fakultas Kedokteran UNG Komitmen Mendukung Penanggulangan Bencana

Bambu Dapat Memulihkan Ekosistem dan Pengendalian Erosi

Gempa Sarangani Mengakibatkan 54 Ribu Rumah Rusak di Mindanao, 249 di Sulawesi Utara

Infeksi Virus Ebola di Kongo Terus Menyebar, Dapat Menyasar Anak-anak

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Besar Kategori 4 Terbentuk di Samudra Pasifik

Forum Rektor Bertemu Presiden, Bahas Penguatan SDM

Hari ke-3 Pencarian Keluarga Orca di Wellington

Program Studi S1 Pendidikan Masyarakat UNG Meraih Akreditasi Unggul

Apa Saja Manfaat Pemodelan dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup?

Banjir di Queensland Menewaskan 6 Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.