Senin, September 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Wisata Atol dan Batasan Menangkap Ikan Karang di Kayangel

DONNA OCTAVIANA (PALAU)

redaksi
14 Agustus 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Wisata Atol dan Batasan Menangkap Ikan Karang di Kayangel

FOTO: DONNA OCTAVIANA

Bagi yang hobi memancing atau non komersil terdapat lokasi khusus di daerah yang non reef, dengan syarat maksimal ukuran tangkapan 26 pound. Kawasan khusus memancing ikan ini, tidak boleh di daerah coral reef. Yang diperbolehkan hanya di laut lepas.

Untuk pemancing komersil, juga tidak sembarangan. Nelayan harus mendapatkan sertifikat/izin memancing dari NRFC. Ikan yang ditangkap pun harus sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Terdapat beberapa jenis ikan karang yang tidak boleh ditangkap selama tiga tahun dan ada yang boleh diambil sesuai ukuran tertentu.

Tidak semua ikan karang boleh ditangkap. Jenis dan ukuran ada batasnya. Untuk jumlah maksimal penangkapan ikan karang, maksimal 200 pound.

Tangkapan ikan pelagis di laut lepas, tidak dibatasi jumlah maksimal tangkapan.

Yang menarik, pengambilan foto untuk keperluan komersial di pulau Kayangel tidak sembarangan. Sebelum memotret, harus mengantongi izin pemerintah.

Kayangel state, terletak paling utara negara Republik Palau. Kawasan ini terdiri dari tiga pulau, masing-masing Kayangel, Ngaruangle dan Orak. Kayangel adalah pulau utama yang dihuni kurang lebih 70 jiwa.

Penduduk di pulau ini masih menganut kepercayaan lokal asli Micronesia, sementara di Koror, ibukota negara menganut agama Kristen.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: KayangelMPAPalau
Bagikan9Tweet5KirimKirim
Previous Post

Wisatawan Mancanegara Pertanyakan Karcis Masuk Rp 150 Ribu di Togean

Next Post

Di Kayangel Sampah Tidak Dibuang Sembarangan

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Di Kayangel Sampah Tidak Dibuang Sembarangan

Di Kayangel Sampah Tidak Dibuang Sembarangan

Komentar tentang post

TERBARU

KMP Virgo Transport 8 Tidak Kelebihan Muatan, KNKT Akan Investigasi Menyeluruh

Bulan Agustus Terpanas Sepanjang Sejarah, El Niño Memicu Kebakaran Hutan di Indonesia

Mahasiswa Fakultas Teknik UNG Raih Gold Medal dan 1st Runner Up Kompetisi Esai Internasional di Malaysia

130 Orang Penumpang KMP Virgo Transport 8 Dalam Pencarian di Perairan Masalembo

8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Termasuk 5 Jurnalis Masih Dalam Pencarian

KMP Virgo Transport 8 Berbobot 8.540 GT Mengalami Kemiringan di Perairan Masalembo Laut Jawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Lebih Dari 1000 Pengawas Pemilu Mengalami Gangguan Kesehatan, 27 Meninggal Dunia

Air Sungai Meluap Sebabkan Banjir di Beberapa Wilayah di Indonesia

Produksi Garam Gourmet Perlu Didorong dan Dikembangkan

16 Lokasi Insiden Perampokan Laut di Selat Singapura Tahun 2022

Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Kecelakaan Kapal di Banten, 21 Tim Peneliti Primata IPB Selamat

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.