Para peneliti menduga, ikan kecil seperti herring, sarden, maupun ikan salmon muda yang merupakan makanan burung murre sudah dimangsa oleh ikan besar lain yang kehilangan makanan aslinya.
Inilah sebabnya, peneliti mengatakan blob yang terjadi di dalam laut bisa mengancam dan berdampak lebih jauh untuk kehidupan di laut dan sekitarnya. Ini merupakan peringatan yang sangat penting karena berdampak langsung pada ekosistem lautan.
Selain itu, GPL dapat mengubah rentang habitat spesies tertentu, seperti landak laut berduri di bagian tenggara Australia yang telah berekspansi ke bagian selatan yaitu Tasmania dengan mengorbankan hutan rumput laut yang menjadi sumber makanannya.
Area perburuan hewan seperti paus juga menjadi lebih jauh, mengikuti perairan hangat GPL. Hewan ini ditemukan di Tasmania selama terjadi gelombang panas laut.
Sumber: Dewi Surinati, Jurnal Oseana, Volume 46, Nomor 2 Tahun 2021, dengan judul “Gelombang Panas Laut”.





Komentar tentang post