Sangat diharapkan peran serta Indonesia dalam kedua lembaga tersebut. Selain akan mengetahui perkembangan dan arah terkini kebijakan perubahan iklim, keberadaan pakar Indonesia dapat turut serta mengarahkan kebijakan di masing-masing lembaga.
Peran serta aktif atau nyata akan terjadi apabila dilakukan oleh Executive Officer di masing masing lembaga tersebut. Sebagai contoh, keikutsertaan sebagai pakar IPCC akan dapat membantu posisi tawar Indonesia dalam pertemuan dan persidangan perubahan iklim. Pada akhirnya, diharapkan bahwa delegasi Indonesia di UNFCCC dapat mengikuti pertemuan dengan membawa dasar saintifik lokal yang kuat.
Rekayasa Kebijakan
Menilik hasil kerjasama di atas, diharapkan akan terjadi pada jangka panjang perubahan kebijakan atau rekayasa policy dari dasar-dasar pembangunan jangka panjang Indonesia. Salah satu solusi jangka panjang dari permasalahan perubahan iklim adalah terjadinya keberlanjutan pembangunan atau sustainable development yang dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat dan lingkungan yang dapat diwariskan pada generasi mendatang.
Permasalahan perubahan iklim adalah hal yang tidak kasat mata, tetapi dalam jangka panjang dapat secara nyata menggerus modalitas pembangunan dengan gangguan kondisi ekstrim dan penurunan kemampuan pembangunan. Dalam berbagai hal seperti pada kasus kebakaran hutan, Indonesia sering diserang dalam hal transboundary haze dan perdagangan minyak sawit sehingga merupakan hambatan nyata permbangunan yang sedang kita hadapi.





Komentar tentang post