Produksi Sidat Indonesia
Dalam periode 2012-2016 produksi sidat nasional cenderung mengalami penurunan sebesar 18,24 persen per tahun. Hal ini dipicu oleh penurunan yang drastis dari produksi perikanan tangkap, yaitu mencapai rata-rata 24,44 persen per tahun. Sementara produksi sidat budidaya mengalami peningkatan sebesar 220,78 persen per tahun.
Data FishStat (2019) menunjukkan bahwa pada tahun 2012 produksi Sidat Indonesia mencapai 2.736 ton dan tahun 2016 menurun menjadi 1.063 ton. Menurunnya fungsi perairan umum (DAS dan Waduk) dalam mendukung proses ruaya ikan Sidat diduga kuat menjadi penyebab menurunnya produksi sidat dari perikanan tangkap. Selain itu juga laju penangkapan benih ikan Sidat di alam cenderung belum dapat dikendalikan secara baik.
Status Konservasi Ikan Sidat
Beberapa jenis sumberdaya sidat di dunia sudah dalam kondisi yang sangat terancam, khususnya untuk jenis European Eel dan Japanese Eel. Data International Union for Conservation of Nature (IUCN) menunjukkan bahwa European Eel dan Japanese Eel sudah dalam kondisi yang endangered dan critically endangered atau dengan kata lain kedua jenis sidat tersebut sudah terancam punah. Sementara itu Anguilla borneensis, Indonesian Longfinned Eel kondisinya sudah rentan.
Status Perdagangan Ikan Sidat Dunia





Komentar tentang post