Rabu, April 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Misteri Kehidupan Ubur-Ubur Api

redaksi
27 Agustus 2021
Kategori : Kajian, Kesehatan
0
Misteri Kehidupan Ubur-Ubur Api

Siput laut biru atau the blue dragon (Glaucus atlanticus) sedang memangsa ubur-ubur api. FOTO: PERRINE (2018)/FIRDAUS (2020)

Selama tahap perkembangan awal, ubur-ubur api hidup di bawah permukaan air. Jika pneumatophore sudah mencapai ukuran yang cukup, ubur-ubur api akan naik ke permukaan laut.

Mangsa utama ubur-ubur api adalah larva ikan, seperti ikan terbang (exocoetidae), makarel dan jenis-jenis ikan lainnya yang berenang di dekat permukaan air.

Sekitar 70–90% hewan yang ditemukan di dalam pencernaan ubur-ubur api adalah larva ikan dan 10% di antaranya adalah krustase. Diperkirakan setiap harinya ubur-ubur api memangsa hingga 120 larva ikan.

Di dalam pencernaan ubur-ubur api ditemukan juga berbagai hewan kecil lainnya seperti telur ikan, ikan kecil, chephalopod, chaetognate, dan larva leptochephalus dalam jumlah yang relatif sedikit.

Struktur keras dari tubuh hewan yang dimangsa, seperti mata ikan, mata larva ikan, dan rahang chaetoghnata diketahui tidak tercerna di dalam saluran pencernaan ubur-ubur api.

Ubur-ubur api merupakan hewan predator yang tidak menyerang mangsanya secara aktif. Ubur-ubur api berburu secara pasif dengan menggunakan tentakel untuk menjebak dan melumpuhkan mangsa.

Hal ini dapat terjadi berkat adanya pneumatophore yang membuat tentakel dapat terbentang seperti jaring di kolom air. Tentakel tersebut juga memiliki warna menarik sehingga membuat ikan mendekat.

Halaman 3 dari 5
Sebelumnya12345Selanjutnya
Tags: Blue DragonJellyfishLIPISengatan Ubur-uburSiput lautTremoctopusUbur-ubur
Bagikan6Tweet4KirimKirim
Previous Post

Riwayat Tsunami Krakatau, Kapal Uap Berouw dan 600 Ton Karang Berpindah di Daratan

Next Post

Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Postingan Terkait

9 Negara Memiliki Kebijakan Mengurangi Asupan Natrium

Penderita Gondok di Gorontalo Kebanyakan Tinggal di Wilayah Non Pesisir

27 Maret 2026
WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

WHO Menyerukan Tindakan Mendesak Mengakhiri Tuberkulosis

25 Maret 2026

Lebih Dari 3300 Orang Meninggal Karena Tuberkulosis Setiap Hari

WHO Merekomendasikan Alat Diagnostik Baru Mengakhiri Tuberkulosis

6.949 Kasus Tuberkulosis di Gorontalo, Tempati Peringkat 15 Nasional

Iklim: Demam Berdarah Penyakit Dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Next Post
Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Musim Hujan Lebih Awal, Pemda Diimbau Mitigasi Potensi Bencana

Komentar tentang post

TERBARU

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Rektor UNG Bahas Potensi Kawasan Teluk Tomini di Marine Action Expo 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

KRI Kerambit-627 Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kalimantan Barat

152 Kelompok di Kota Gorontalo Terima Bantuan untuk Pengembangan Usaha

Topan Trami Mendekati Vietnam Tengah

Mengharukan, Bayi Orca Toa di Selandia Baru Meninggal

Dua Bakal Calon Menyerahkan Dokumen Perseorangan di KPU Kota Gorontalo

Universitas Indonesia Bikin Hand Sanitizer, Dibagi Gratis ke Rumah Sakit

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.