Minggu, September 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Orca

Kematian Massal Ratusan Paus di Selandia Baru dan Australia

redaksi
28 November 2018
Kategori : Orca
0
Paus pilot terdampar

Paus pilot mati terdampar. FOTO: DAILYMAIL.CO.UK

HAMPIR 200 paus mengalami kematian massal di pantai Selandia Baru dan Australia, pekan ini.

Seperti diberitakan News.com.au, Rabu (28/11), serangkaian kematian mamalia laut ini membuat ilmuwan bingung.

Sabtu (24/11) pekan lalu, seorang pejalan kaki menemukan 145 paus pilot (pilot whale) yang terdampar di pantai terpencil di Pulau Stewart, Selandia Baru. Tim penyelamat menemukan, paus pilot ini tergeletak di pantai berpasir. Terdapat dua kelompok paus ini.

Sebagian ditemukan sudah mati. Sebagian lagi sudah dalam keadaan sekarat dan harus dimatikan.

Kemudian, 10 paus pembunuh pygmy ditemukan terdampar di Ninety Mile Beach Selandia Baru. Empat dimatikan (euthanasia). Enam lainnya diselamatkan sukarelawan dari Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC, Department of Conservation) dan warga setempat.

Paus pembunuh pygmy
Penyelamatan paus pembunuh pygmy. FOTO: DOC Via AP/NEWS.COM.AU

Mereka memindahkan enam paus ini ke pantai terdekat dan melepas kembali ke laut.

Juru bicara DOC Abigail Monteith mengatakan, paus itu berenang sekitar 400 meter ke laut lepas, Selasa (27/11) sore kemarin.

Tim penyelamat berusaha membawa paus pembunuh pygmy ke Pantai Rarawa dari Ninety Mile Beach di ujung utara Selandia Baru.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AustraliaKematian massal pausPaus pilotSelandia Baru
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Dengan Pinisi Orang Makassar Menemukan Benua Australia

Next Post

Mengapa Ratusan Paus Seperti Bunuh Diri Massal?

Postingan Terkait

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

29 Juli 2026
Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

17 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Paus mati terdampar

Mengapa Ratusan Paus Seperti Bunuh Diri Massal?

Komentar tentang post

TERBARU

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

Sandar di Pelabuhan Banggai, Sabuk Nusantara 59 Layani Rute 3 Provinsi

Perkuat Pembangunan Poros Maritim Indonesia, Wantimpres Apresiasi ISKINDO

Desanesha, Aplikasi ITB Untuk Menghimpun Permasalahan Desa

Tim SAR Evakuasi Korban yang Terjebak di Ruang Kapal Fortunisius 101

Bagaimana Bumi Berubah di Berbagai Ekosistem

BMKG: Keselamatan Tidak Bergantung pada Alat, Tapi Kewaspadaan pada Bencana

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.