Sabtu, September 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Spesies Paus Kogia Masih Jarang Diteliti

redaksi
20 Januari 2020
Kategori : Kajian, Orca
0
Spesies Paus Kogia Masih Jarang Diteliti

Paus Kogia terdampar di pantai Pandeglang, Provinsi Banten Kamis (16/1). FOTO: LPSPL SERANG

BELUM banyak yang diketahui tentang spesies paus Kogia. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga ditempat lain di dunia.

Jarang yang melakukan penelitian khusus paus Kogia ini. Kalau pun ada hasil penelitian dan laporan, masih terbatas pada kasus-kasus terdampar.

Karena itu, keberadaan paus Kogia masih dengan status kurang data (DD, Data Deficient).

Bila dilihat sepintas, paus Kogia mirip dengan lumba-lumba. Padahal, spesies ini tidak masuk dalam famili Delphinidae.

Paus Kogia yang hanya terdiri dari dua spesies masuk keluarga Kogiidae. Dua spesies tersebut, Kogia breviceps (Pygmy Sperm Whale) dan Kogia sima (Dwarf Sperm Whale).

Saat berada di laut, sulit membedakan dua spesies tersebut. Sebagai gambaran, paus Kogia breviceps bagian kepala dengan moncong bundar, sedangkan Kogia sima moncongnya lebih tajam.

Penanganan paus Kogia yang terdampar di pantai Pandeglang, Banten Kamis (16/1). FOTO: LPSPL SERANG

Pada Kamis (16/1) seekor paus Kogia sima ditemukan terdampar dan mati di pantai Desa Sinar Laut, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Paus Kogia ini dalam kondisi hamil.

Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Fisheries, di belahan bumi selatan, musim melahirkan paus Kogia sima di bulan Desember hingga Maret.

Samudera Hindia dan perairan Indonesia lainnya termasuk belahan bumi selatan.

Paus Kogia mengandung, melahirkan, menyusui dan mengasuh anaknya. Masa kehamilan paus Kogia berkisar 9 bulan hingga 1 tahun. Panjang bayi Kogia yang dilahirkan 1 meter dengan berat 30 kilo gram.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Paus Kogiapaus terdampar
Bagikan8Tweet4KirimKirim
Previous Post

Proses Penanganan Paus Kogia yang Terdampar di Pandeglang

Next Post

DFW-Indonesia dan FAO Kerjasama Tingkatkan Jangkauan Penggunaan E-Logbook

Postingan Terkait

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

7 September 2026

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Lumba-Lumba Hidung Botol Panjang 2,2 Meter Ditemukan Kondisi Kode 3 di Kutai Kartanegara

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Favorit Pengamat Paus Megaptera novaeangliae Ditemukan Terdampar di Pantai Jembrana Bali

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Next Post
DFW-Indonesia dan FAO Kerjasama Tingkatkan Jangkauan Penggunaan E-Logbook

DFW-Indonesia dan FAO Kerjasama Tingkatkan Jangkauan Penggunaan E-Logbook

Komentar tentang post

TERBARU

BRIN Kaji Pergerakan Hanyut 8 Orang Termasuk 5 Jurnalis di Selat Sunda

Gempa Bumi Darat Kedalaman 5 km Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Prosesi Wisuda ke-63 UNG Kukuhkan 700 Lulusan Terbaik

KKP Tetapkan Kawasan Konservasi di Maluku Tengah Seluas 683.826,89 Hektare

Topan Dujuan Akan Mendekati Tokyo

Tren Negatif Cadangan Air Daratan Terus Berlanjut

AmsiNews

REKOMENDASI

Bibit Siklon Tropis 93W Berkembang di Dekat Kota Kinabalu Malaysia

Mengapa Darah Lobster Tidak Berwarna Merah? Ini Penjelasan Ahli

Operasi SAR Jatuhnya Pesawat Lion Air Diperpanjang Tiga Hari

Topan Jangmi Mendekati Kagoshima

PPS Kabupaten Gorontalo Dapat Pembekalan pembentukan PPDP

Siklon Tropis Freddy Bergerak di Selatan Jawa

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.