Komoditi hasil perikanan yang tercatat di SKPT Sebatik sebagian besar di ekspor ke Tawau. Terdapat pula beberapa komoditi seperti bawal dan lobster yang dikirim ke Jakarta, melalui Tarakan. Namun, pengiriman ini tidak rutin.
FGD yang berkangsung di SKPT Sebatik diikuti berbagai instansi terkait baik di Sebatik, Nunukan dan Tawau. Seperti nelayan Sebatik, koperasi dan pelaku usaha. Kemudian Konsulat RI di Tawau, Dinas Perikanan Nunukan, Bea Cukai, KSOP Nunukan, Pos Angkatan Laut, Balai KIPM, PSDKP dan perwakilan Camat di Sebatik. Hadir pula sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN – PPM) di Sebatik.*





Komentar tentang post