Jaringan Telekomunikasi dan Informasi. Penelitian dan pengembangan dibidang teknologi telekomunikasi dan informasi, misalnya, perluasan jaringan telekomunikasi ke daerah-daerah pesisir terisolir. Eksplorasi teknologi telekomunikasi untuk lebih mempercepat pengiriman sinyal peringatan dini tsunami. Pengembangan alat deteksi gempa/warning skala rumah tangga yang ringan, murah dan konsumsi daya listrik yang kecil atau bisa dengan memanfaatkan batere (KOMPAS.com, 2010a).
Jaringan Listrik. Perluasan jaringan listrik hingga menyentuh ke daerah-daerah terisolir rawan tsunami, disertai dengan meningkatkan ekplorasi energi terbaharukan (renewable energy), seperti tenaga angin (Hendry et al., 2009), surya, gelombang dan arus laut (ECOR, 2003), yang cukup berpotensi di Indonesia. Konsorsium Indonesia-Jerman energi terbaharukan sudah mengembangkan prototipe Mobile (Geothermal) Powerplant yang direncanakan untuk mensuplai energi listrik ke berbagai pelosok menggunakan pembangkit listrik yang bisa menampung dan mengangkut suku cadang listrik (geothermal) dari sumbernya dan bergerak ke lokasi lain yang membutuhkan. Daerah percontohan riset ekplorasi dan percontohan untuk sementara adalah Sumatra dan Jawa Timur (BPPT, 2010) .
Jaringan Struktur/Infrastruktur. Pembangunan jalan, jembatan dan jalur transportasi laut adalah langkah efektif untuk membuka wilayah terisolasi, desa akan bisa terhubung dengan pusat-pusat pemerintahan yang lebih tinggi.





Komentar tentang post