Selasa, Desember 16, 2025
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

redaksi
10 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Burung maleo A. UNO/TECTONA (1949)

Razif Halik Uno yang biasa disapa Om Henk adalah ayah Sandiaga Uno.

Apa yang disampaikan Henk Uno ini, terdapat dalam terbitan TECTONA XXXIX tahun 1949, berbahasa Belanda. Tulisan sebanyak 15 halaman ini menggambarkan kondisi tempat peneluran dan habitat maleo di Panua.

Terdapat formasi tumbuhan mangrove dan asosiasi pada habitat tempat bersarang maleo, seperti tumbuhan menjalar di pantai berpasir Ipomoea pes-caprae. Jenis yang lain dalam bahasa Gorontalo Wontami, pongapoehoe, oloitoma (eboni, Ebenaceae), boehoe (Garuga abilo), loengoelolo dehelo (Heritiera littoralis), molilipotalodehelo (Peltophorum) dan tiladoe (Corypha utan) sejenis palm.

Ukuran telur burung maleo. A UNO/TECTONA (1949)

Menurut Abdul Uno, telur maleo di Boalemo, Gorontalo, banyak diminati oleh penduduk lokal yang membayar dengan harga bagus. Pengumpulan telur-telur maleo telah menjadi bisnis yang menguntungkan. Bahkan ada yang menyewa tempat bersarang maleo untuk diambil telurnya.

Memang, untuk menemukan telur-telur ini tidak mudah. Orang awam tidak begitu saja bisa menemukan lubang tempat telur-telur itu.

Bagi mereka yang sudah terbiasa akan mudah mengetahui bagaimana ciri bekas lubang yang ada telurnya.

Kesimpulan hasil pengamatan Abdul Uno dalam tulisan tersebut, meski maleo –sebagai burung dan tempat bersarang dilindungi hukum di distrik Panua pada 1938, spesies burung unik ini terancam punah, jika tidak ada tindakan perlindungan lain yang diambil dalam waktu dekat.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Burung MaleoCagar Alam PanuagorontaloMacrocephalon maleo
Bagikan10Tweet4KirimKirim
Previous Post

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Next Post

Belajar Dari Koorders

Postingan Terkait

BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Kearifan Lokal Itu Warisan Pengetahuan Ekologis

24 November 2025
Penanaman Mangrove dengan Sistem Rumpun Berjarak

Kearifan Lokal Relevan Sebagai Landasan Konservasi Laut di Indonesia

23 November 2025

Darilaut.id Menyematkan Tahun 2025 Rekor Baru Agregasi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Global Ocean Innovation Challenge Jadikan Indonesia Pusat Inovasi Konservasi Laut

Peristiwa Upwelling Ekstrem Laut Alor Dapat Menjadi Daya Tarik Wisata Ilmiah Berbasis Konservasi

Individu Hiu Paus Bertambah Setelah Paus Biru Melintas di Perairan Botubarani

Jalur Baru Migrasi Paus Biru di Teluk Tomini

Paus Biru Muncul di Botubarani: Indikasi Jalur Migrasi Baru di Teluk Tomini

Next Post
Belajar Dari Koorders

Belajar Dari Koorders

Komentar tentang post

TERBARU

Siklon Tropis Bakung Melemah di Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 95S Berada di Selatan Kepulauan Aru

Bibit Siklon Tropis 93S Terletak di Selatan Jawa Timur

Korban Tewas Banjir dan Longsor Sumatra 1.016 Orang, Hilang 212

Gunakan UAV dan LiDAR, BRIN Lakukan Pemetaan Dampak Bencana di Sumatra

AMSI Kepri Ajak Mahasiswa dan Media Bedah Peran AI dalam Jurnalisme

AmsiNews

REKOMENDASI

2019, RoRo Dumai-Malaka Diresmikan

Topan Hinnamnor Mendekat dan Akan Melintasi Pesisir Korea Selatan

Kondisi Organ Perut Hiu Paus di Bantul Tidak Ada Keanehan

AMSI, AJI, LBH Pers, dan HukumOnline Bersinergi Tingkatkan Literasi Hukum Media di Era AI

Untuk Apa Kapal China di Perairan Galapagos

Siklon Tropis Herman Terbentuk di Selatan Barat Daya Jakarta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.