Arlindo (Arus Lintas Indonesia), yakni arus yang membawa massa air dingin bergerak dari wilayah lintang tinggi (kutub utara) menuju equator.
Arus ini banyak mensuplai nutrien yang kaya akan makanan sehingga perairan menjadi subur. Sementara upwelling terjadi ketika massa air naik dari lapisan bawah ke atas secara vertikal ke permukaan.
Perairan laut dengan produktivitas primer yang tinggi, akan meningkatkan pertumbuhan fitoplankton. Dengan hadirnya fitoplankton, akan diikuti zooplankton. Ini akan menarik kehadiran ikan-ikan kecil, hingga ikan besar. Termasuk mamalia laut, seperti paus dan lumba-lumba.
Karena itu, sejumlah mamalia laut melintasi Laut Flores, Laut Banda dan Laut Maluku. Salm dan Halim (1984) telah melaporkan pergerakan mamalia berukuran besar di perairan ini. Seperti paus biru, paus sperma, dan paus bungkuk (Megaptera novaeanglie).
Di Teluk Tomini, nelayan, penyelam dan wisatawan pernah menyaksikan paus minke (Balaenoptera acutorostrata) dan paus berkepala melon (Melon-Headed Whales, Peponocephala electra). Kemudian yang sering terlihat paus sperma, paus pilot atau Paus pemandu sirip pendek (Short-finned pilot whale, Globicephala macrorhynchus) dan paus pembunuh (Killer Whale, Orcinus orca). Tentang paus pilot dan paus pembunuh, akan diulas di bagian lain.





Komentar tentang post