Rabu, November 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Melacak Genetik Siput Halmahera yang Hidup di Air Panas

redaksi
6 Juli 2020
Kategori : Laporan Khusus
0
Melacak Genetik Siput Halmahera yang Hidup di Air Panas

Siput spesies Telescopium telescopium biasanya hidup di mangrove. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun saat ini sedang mengembangkan penelitian genetik gastropoda yang hidup di sumber air panas bumi pada suhu 50 derajat Celcius.

Pelacakan genetik ini berada di pesisir Jailolo, kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

“Gastropoda ini dapat hidup di suhu 50 derajat Celcius, kami ingin melihat seperti apa genetika spesies ini,” kata Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Dr Abdurrachman Baksir, salah satu peneliti.

Gastropoda yang biasa disebut siput atau keong termasuk dalam filum moluska. Spesies yang diteliti Telescopium telescopium.

Biasanya siput ini hidup di hutan mangrove. Mangrove adalah tumbuhan yang hidup di pesisir atau air payau.

Di Jailolo, tempat sumber air panas, mangrove dan siput dapat bertahan hidup hingga suhu 50 derajat Celcius.

“Ini yang kami teliti bagaimana genetika siput yang hidup di sumber air panas,” ujar Baksir yang juga Wakil Direktur II program pascasarjana Universitas Khairun.

Siput ini hidup di daerah peralihan air panas yang ditumbuhi mangrove ke arah laut.

Penelitian ini dilakukan Baksir bersama Irmalita Tahir, M.Si dengan judul “Karakteristik Genetik Populasi Gastropoda (Telescopium telescopium) pada Lingkungan Air Panas Bumi di Pesisir Jailolo Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara.”

Tags: FPIK Universitas KhairunMangroveSiput laut
Bagikan9Tweet3KirimKirim
Previous Post

Ikan-ikan Karang Endemik di Halmahera

Next Post

6 Nelayan Hilang di Perairan Kupang Masih dalam Pencarian

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
6 Nelayan Hilang di Perairan Kupang Masih dalam Pencarian

6 Nelayan Hilang di Perairan Kupang Masih dalam Pencarian

Komentar tentang post

TERBARU

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

10 Tewas Karena Topan Bebinca dan Gener di Filipina

Provinsi Gorontalo Lima Besar Penyakit Akibat Polusi Udara Seperti Stroke dan Jantung Iskemik

Peralihan Musim, Panas dan Hujan Silih Berganti

Paus Sperma yang Terdampar di Pantai Indonesia Januari – November

Bawa Nama Jokowi, Anies Sebut Prabowo Punya 340 Ribu Hektare Lahan

6000 Kapal Penangkap Ikan Telah Gunakan E-logbook

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.