Sabtu, September 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Prof Aprilani Soegiarto: Pioner Oseanografi dan Ilmu Kelautan di Asia Tenggara

redaksi
22 Agustus 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Prof Aprilani Soegiarto: Pioner Oseanografi dan Ilmu Kelautan di Asia Tenggara

Aprilani Soegiarto mendapat penghargaan dari IOC Sub-Committee for the Western Pacific (IOC/WESTPAC), 28 Maret 2011. FOTO: DOK. ANUGERAH NONTJI

Aprilani ikut merintis metode pengukuran produktivitas primer di laut dengan teknik radio-isotop serta penerapannya di kapal riset Gascoyne (Australia), kapal riset Vityaz (Russia), dan kapal riset Jalanidhi (Indonesia).

Pada usia 80 tahun, Aprilani sempat hadir dalam peringatan ulang tahunnya di LIPI. Almarhum meninggal di usia 83 tahun.

Sosok Aprilani selama ini dikenal sebagai ilmuwan cerdas dan tekun dalam bidangnya. Ia lahir 15 April 1935, putra dari pasangan Wongso Wihardjo dan Muinem.

Aprilani menyelesaikan pendidikan Sekolah Rakyat dan Sekolah Menengah Pertama di Yogyakarta. Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas di Semarang pada 1952, melanjutkan pendidikan di Akademi Pertanian Ciawi dan lulus Agustus 1955.

Pada April 1959, Aprilani menjadi peneliti dengan bergabung di “Lembaga Penyelidikan Laut”. Delapan bulan setelah bergabung “Lembaga Penyelidikan Laut” Aprilani melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan meraih gelar Master Biologi dari University of Hawaii di 1963.

Pada 1962, lembaga ini berganti nama menjadi “Lembaga Penelitian Laut” sebagai salah satu bagian dari Lembaga Biologi Nasional MIPI (Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia).

Lima tahun kemudian, tepatnya tahun 1969, Aprilani melanjutkan studi dan meraih gelar Doktor bidang oseanografi pada 1972 di University of Hawaii. Sepulang dari Hawaii, almarhum meniti karier sebagai peneliti Ekologi Laut hingga memperoleh jenjang Peneliti Utama pada 1984.

Halaman 2 dari 5
Sebelumnya123...5Selanjutnya
Tags: LIPIOseanografi
Bagikan14Tweet8KirimKirim
Previous Post

KKP Alokasikan Rp 2,5 Miliar untuk Fasilitas Fisik Pengelolaan Sampah Plastik

Next Post

Sang Pencetus Pola Ilmiah Pokok Kelautan

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Sang Pencetus Pola Ilmiah Pokok Kelautan

Sang Pencetus Pola Ilmiah Pokok Kelautan

Komentar tentang post

TERBARU

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Copernicus Climate Change Service: Agustus 2026 Bulan Terhangat Secara Global

AmsiNews

REKOMENDASI

IORA Perkuat Kerjasama di Kawasan Samudera Hindia

Riwayat Tsunami Krakatau, Kapal Uap Berouw dan 600 Ton Karang Berpindah di Daratan

Modal Sosial Untuk Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Jumlah Pengungsi Akibat Gempa Cianjur 73.693 Orang

DIY Rugi Rp 2 Miliar Akibat Gelombang Tinggi

Fakultas Kedokteran UNG Penyelenggara Pendidikan Dokter Spesialis Termuda

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.