Di lembaga ini Aprilani banyak membantu dalam peningkatan kemampuan pengelolaan sumberdaya laut di kawasan Asia Tenggara.
Dalam salah satu tulisannya, Meryl William yang pernah sebagai Direktur Jenderal Worldfish menyebutkan, Aprilani sebagai pioneer in oceanography, fisheries, coral reefs, and mangroves research di kawasan Asia Tenggara.
Kiprahnya dalam dunia oseanografi, meluas sampai ke tingkat Pasifik dan dunia. Ia diangkat sebagai Presiden International Society of Mangrove Ecosystem (ISME) tahun 1999-2005.
Sebelumnya, Aprilani menjadi Ketua Program Group – West Pacific (PG WESTPAC) tahun 1979-1985. Negara yang terlibat dalam program ini meliputi Asia Timur, Asia Tenggara, Australia, New Zealand dan beberapa negara Pasifik Selatan sampai Kepulauan Tahiti.
Dari pengalaman menjadi ketua PG WESTPAC Aprilani dikenal di lingkar IOC (Intergovernmental Oceanographic Commission) yang bermarkas di UNESCO Paris. Ia menjadi anggota Executive Council of IOC selama 11 tahun.
Sepak terjangnya dalam dunia oseanografi mendapat penghargaan dan akhirnya mengantarnya menjadi Wakil Ketua IOC tahun 1985-1987. Sebuah jabatan prestisius di badan dunia dalam bidang oseanografi.
Selain itu, Aprilani berperan dalam membidani lahirnya Program COREMAP (Coral Reef Rehabiltation and Management Program) di Indonesia yang dilaksanakan dalam tiga tahap, dimulai tahun 1998. Program COREMAP kini telah berkembang menjadi COREMAP-CTI (COREMAP – Coral Triangle Initiative) yang melibatkan kawasan Asia Timur dan Pasifik.*





Komentar tentang post