Marana berada di Mulut Teluk Palu. Jarak Marana dengan pusat gempa di Sirenja, lebih kurang 40 kilo meter.
Dari data survei Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menemukan tinggi tsunami di mulut Teluk Palu, di Pasir Marana, Kecamatan Sindue-Donggala 2,95 meter dengan jarak genangan 41,2 meter.
Salah satu tim survei gempabumi dan tsunami Donggala Palu BMKG, Asyer Ochtav mengatakan, dilihat dari suspect seperti yang ada dalam gambar, bentuk gelombang tsunami di Marana lebih bersifat debris atau seperti banjir bandang.
“Tidak terlalu berefek destruktif, tapi energinya tetap besar untuk memberikan dampak bagi pemukiman di pesisir,” kata Asyer.
Gempa berkekuatan magnitude 7,4 SR, terjadi pukul 18.02.44 Wita (17.02.44 WIB) mengguncang Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Gempa ini berada di Sirenja, Donggala koordinat 119.85 BT; 0.18 LS pada kedalaman 10 kilometer. Mekanisme gempa, sesar geser Palu Koro.*





Komentar tentang post