Selasa, April 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Dengan Pinisi Orang Makassar Menemukan Benua Australia

Mencari Teripang, Menjalin Diplomasi Makassar - Aborigin Yolngu

redaksi
28 November 2018
Kategori : Eksplorasi
0
Lukisan pinisi di Australia

Lukisan Perahu (Pinisi) berwarna putih yang tergambar dengan jelas di dinding rockshelter di Djulirri (Sumber: May,et.al,2010:60//Zofrano Sultani, dkk).

Rute pelayaran
Rute Perlayaran dan Perdagangan Transnasional Orang Makassar Abad XVI-XIX M di Laut Jawa, Nusa Tenggara, Laut Timor, dan Australia (Sumber: Blair & Hall, 2013: 212/Zofrano Sultani, dkk).

Menurut Prof Adrian Bernard Lapian, orang-orang Sulawesi Selatan tidak hanya menamakan kapal pinisi melainkan berbagai macam nama sesuai dengan fungsi, asal daerah dan bentuknya. Namun, peneliti menggunakan “pinisi” berdasarkan temuan peneliti Australia mengenai gambar pinisi di Australia dan tradisi lisan di sana.

Catatan sejumlah peneliti menyebutkan perdagangan transnasional orang Makassar dengan Australia baru terjadi pada abad 17-19 dipimpin kapten U-nusu Daeng Remba. Hal itu di dukung bukti arkeologis dan historis yang mengadakan kontak dengan Aborigin Yolngu.

Sementara Chriastian Pelras (2006) dan Lapian (2009) menguraikan melalui teks I Lagaligo dan teks asing yang mengungkapkan orang Makassar telah mengadakan diplomasi dan perdagangan transnasional dengan daerah-daerah di Timur Indonesia, Jawa, Nusa Tenggara, Australia, dan Mindanao melalui pelayaran dan perdagangan antar pulau.

Zofrano Sultani dkk, mengambil kesimpulan, sistem sosial budaya orang Makassar membentuk karakter dan kebudayaan maritim sebagai bangsa pelaut. Orang Makassar bersama pedagang kosmopolitan Asia mempertahankan jaringan perdagangan transnasional timur dan meluaskan hingga ke perairan Australia.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Aborigin  Yolngu AustraliaMakassarPinisi
Bagikan24Tweet10KirimKirim
Previous Post

Olahan Minuman Jeli dari Kulit Ikan Tuna

Next Post

Kematian Massal Ratusan Paus di Selandia Baru dan Australia

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Paus pilot terdampar

Kematian Massal Ratusan Paus di Selandia Baru dan Australia

Komentar tentang post

TERBARU

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Afrika Selatan, Meninggal 341 Orang, 40 Ribu Terdampak

Eksportir Udang Dianjurkan Menggarap Pasar di Luar AS, Cina Salah Satu Pasar Alternatif

La Nina di Samudra Pasifik Transisi Menuju Fase ENSO Netral

Gempa Donggala-Palu, BMKG Instruksikan Stasiun Geofisika Palu Survei Lokasi

Vietnam Bersiap Menghadapi Topan Super Yagi, Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Bibit Siklon Tropis 96P Terletak di Dekat Kepulauan Tanimbar Maluku

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.