Beberapa teori terbaru terkait dengan spesiasi simpatrik adalah kecenderungan terjadinya hibridisasi.
Contoh spesiasi simpatrik pada Hypoplectrus menunjukkan adanya spesiasi yang sedang berlangsung (ongoing speciation) dan hibridisasi (kawin silang).
Fenomena ongoing speciation dan hibridisasi pada jenis spesiasi simpatrik diperjelas oleh Abbott et al., (2013) dan Harrison et al., (2017). Penelitian terhadap genus Plectopomodus di habitat terumbu karang.
Peneliti menjelaskan bahwa hibridisasi lebih mungkin terjadi pada spesies dengan kekerabatan yang dekat dalam kondisi habitat yang tumpang tindih pada spesies simpatrik.
Tetapi teori tersebut sampai saat ini masih menjadi perdebatan para ahli. Hal ini karena untuk dapat masuk dalam kategori ongoing speciation spesies hasil hibridisasi harus mampu menghasilkan individu baru yang reproduktif.
Penelitian lainnya, individu hasil hibridisasi tidak lagi bersifat reproduktif karena isolasi reproduksi yang diakibatkan inkompa-tibilitas/ ketidakcocokan genetis.
Sumber:
Fione Yukita Yalindua, jurnal Oseana, Volume 46, Nomor 1 Tahun 2021 dengan judul “Spesiasi dan Biogeografi Ikan di Kawasan Segitiga Terumbu Karang.”





Komentar tentang post