Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Eksplorasi

Ikan Melimpah, Tak ada Unit Pengolahan di Lembata

redaksi
22 April 2019
Kategori : Eksplorasi
0
Lembata

FOTO: TIM EPBN

Laporan Tim Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa

DALAM pelayaran trip 5, Ekspedisi Pinisi Bakti Nusa menyinggahi pulau Lembata di Nusa Tenggara Timur. Salah satu mata pencaharian masyarakat di Pulau Lembata adalah nelayan.

Ada 2 musim di Lembata, musim barat dan musim timur untuk beristirahat. Sumberdaya ikan sangat melimpah di laut Flores.

Sayangnya, hasil tangkapan nelayan masih terkendala pada proses pengolahan hasil. Kapasitas daya tampung yang ada tidak sebanding dengan jumlah hasil tangkapan.

“Nelayan Lembata mengeluh sebab unit pengolahan ikan belum tersedia, sehingga hasil tangkapan tidak terjual dan terbuang percuma,” kata Dian.
Dian adalah volunteer ekspedisi yang saat ini masih kuliah di Jurusan Kelautan, Univeritas Hasanuddin.

Di Lembata saat ini terdapat satu pabrik pengepul ikan yang juga pabrik pembuat es, namun pabrik ini hanya untuk mengumpulkan ikan dengan kualitas rendah. Ikan ini diolah menjadi tepung ikan lalu dikirim keluar pulau flores yang nantinya di proses lebih lanjut menjadi pakan ternak.

Untuk ikan dengan kualitas tinggi akan di sortir oleh perusahaan swasta yang kemudian dibekukan untuk di kirim ke beberapa daerah. Muncul persoalan, perusahaan hanya memiliki daya tampung yang terbatas dan minim sumberdaya manusia.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ekspedisi Pinisi Bakti NusaikanLembata
Bagikan32Tweet7KirimKirim
Previous Post

Petugas Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Rp 37,5 miliar di Jambi

Next Post

Ekspedisi Pinisi Gelar Pelatihan Bagi Nelayan di Labuan Bajo

Postingan Terkait

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

BRIN – OceanX Berhasil Merekam Struktur Komunitas Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

24 Januari 2026
Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

Ekspedisi BRIN-OceanX, Mempelajari dan Menghormati Lautan

12 September 2025

Belajar Kajian Maritim Dari Adrian Bernard Lapian

Peneliti Temukan Potensi 16 Spesies Baru di Kalimantan Tengah

200 tahun Alfred Wallace: laboratorium hidup evolusi Wallacea semakin disesaki pembangunan

BRIN Fokus Riset Laut Dalam di Wilayah Timur Indonesia

BRIN dan Chinese Academy of Sciences Kerja Sama Riset Kelautan

15 Spesies Paus Terlihat di Laut Cina Selatan

Next Post
Labuan bajo

Ekspedisi Pinisi Gelar Pelatihan Bagi Nelayan di Labuan Bajo

Komentar tentang post

TERBARU

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Membuat Sabun Cuci dan Pembersih Tangan Dari Gaharu

Noru Kembali Menguat Menjadi Topan Super di Laut Cina Selatan

Siklon Tropis Gezani Meninggalkan Kehancuran di Madagaskar, 31 Orang Tewas

Mikroplastik Ada di Dasar Laut, Puncak Gunung Everest dan Tubuh Manusia

Agustus, Hiu Paus Empat Meter Mati di Indonesia dan Filipina

Mengarah ke Okinawa dan Cina Timur Badai Tropis Khanun Akan Menguat Menjadi Topan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.