Pada 2009, ekspedisi ini telah merekam sejumlah ikan raja laut di Teluk Manado dan sekitarnya.
November 2010, Fukushima bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi Manado untuk melacak coelacanth Biak, Papua.
Di Biak, tim menemukan ikan raja laut pada 11 November di kedalaman 210 meter. Tanggal 13 November di kedalaman 194 meter dan 15 November di kedalaman 194 meter. Total 5 individu yang ditemukan dalam ekspedisi ini.
Maret Maret 2011, terjadi gempa disusul dengan tsunami di Jepang. Akuarium Fukushima rusak. Survei ikan coelacanth dihentikan sementara.
Survei Aquamarine Fukushima
April 2005: tidak ditemukan ikan coelacanth.
Mei / Juni 2006, memotret 7 individu di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Desember 2006, memotret 3 individu di Buol.
Juni 2007, memotret 1 individu di perairan Malalayang, Manado.
14 September 2009, memotret 1 individu, di Pulau Talise.
24 September 2009, memotret 6 individu di Pulau Talise.
6 Oktober 2009, memotret 1 individu juvenil di Teluk Manado.
November 2010, menemukan dan memfilmkan 5 coelacanth di Biak, papua.
Mei-Juni 2012, melanjutkan survei di Manado.
Juni, 2013, merekam satu coelacanth di Teluk Manado.
Agustus 2014, Aquamarine Fukishima membangun fasilitas penelitian coelacanth di Sulawesi.





Komentar tentang post