Pasangan kelamin yang ditemukan juga menjelaskan bahwa populasi tetap melakukan proses reproduksi, yang memberikan peluang keberlanjutan populasi tetap terjaga.
Hasil yang sama juga diperoleh Allen et al. (2013) di perairan Ternate dan Bacan dan yang diperoleh Jutan et al. (2017) di perairan Teluk Kao. Allen et al. (2016) menemukan struktur jenis kelamin pada tiap spesies bervariasi dan memiliki ukuran yang berbeda.
Secara umum panjang total hiu berjalan halmahera yang ditemukan di semua lokasi pengamatan memiliki kisaran antara 40-63 cm.
Hasil penelitian Allen et al. (2013 ; 2016) di Pulau Ternate dan Bacan, bahwa nilai panjang total hiu berjalan halmahera antara 65,6-68,1 cm.
Allen et al. (2016) juga menemukan panjang total spesies ini antara 40-45 cm di perairan Weda, Halmahera Tengah. Jutan et al. (2017 ; 2018) memperoleh nilai pan-jang hiu berjalan halmahera minimal 16, 9 cm dan maksimal 79 cm di perairan Teluk Kao, Halmahera Utara.
Nilai panjang total <40 cm yang ditemukan memberikan indikasi bahwa spesies hiu berjalan halmahera masuk usia yuwana atau anakan dan kisaran nilai >40 cm dimungkinkan masuk dalam usia dewasa.
Kategori yuwana <40 cm ditemukan di perairan Loleo Halmahera Tengah. Fase dewasa umumnya ditentukan berdasarkan ukuran suatu organisme. Hiu berjalan halmahera dengan kategori pertumbuhan dewasa berdasarkan sampling ditemukan di Pulau Maitara, Lelei Halmahera Selatan, Loleo Halmahera Tengah, Tidore, dan Mare.





Komentar tentang post