Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Tips & Trip Biota Eksotis

Hiu Berjalan Halmahera Berasal dari Satu Keturunan

redaksi
13 Juli 2020
Kategori : Biota Eksotis, Laporan Khusus
0
Hiu Berjalan Halmahera Berasal dari Satu Keturunan

Hiu berjalan Halmahera, Hemiscyllium Halmahera. FOTO: MARK V. ERDMANN

Perbedaan nilai diakibatkan oleh panjang ukuran sampel dan kriteria pertumbuhan yang ditemukan berbeda. Sebagai contoh bahwa panjang standar ikan di pulau Mare lebih panjang jika dibandingkan dengan lokasi lain.

Topografi pulau Mare secara umum memiliki daerah intertidal (landai) yang luas, dibandingkan dengan daerah lain. Ruang intertidal yang besar ini ditumbuhi karang dan lamun dengan baik.
Ikan hiu berjalan halmahera memanfaatkan ruang intertidal dengan kondisi lamun, serta karang yang baik, untuk dijadikan sebagai habitat dan mencari makanan, dengan kemampuan membaca secara biologis mengikuti pola pasang surut.

Kekayaan lamun dan karang di Pulau Mare, menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan morfologi ikan hiu berjalan. Faktor lingkungan perairan memberikan pengaruh terhadap keberadaan sumber makanan dan pola pembentukan morfologi ikan serta membentuk konektivitas morfologi yang kuat.

Madduppa et al. (2014), Robert (1997), dan Wilson & Meekan (2001) mengatakan bahwa lokasi geografis, kondisi oseanografis dan ketersediaan makanan menyebabkan terjadinya sedikit geseran bentuk morfologi dan dispersal populasi tidak merata.*

Halaman 6 dari 6
Sebelumnya1...56
Tags: FPIK Universitas KhairunHalmaheraHiu BerjalanMaluku Utara
Bagikan11Tweet5KirimKirim
Previous Post

Tim SAR Hentikan Pencarian 6 Korban Kapal Tenggelam di Selat Pukuafu

Next Post

Keberlanjutan dan Traceability Biota Laut Dapat Memberi Devisa yang Tinggi

Postingan Terkait

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

Paus Orca Predator Alami Paus Minke Antartika, Balaenoptera bonaerensis

30 Januari 2026
Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

Mengenal Paus Minke, Balaenoptera acutorostrata

27 Januari 2026

Spesies Ikan Baru Ditemukan di Pulau Taiping, Taiwan

Peneliti Temukan Spesies Ikan Baru di Guangdong, Cina selatan

Pari Kikir Tak Bisa Ditangkap Secara Bebas

Indonesia Tetapkan 5,75 Juta Hektare Kawasan Konservasi Hiu dan Pari

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Next Post
Keberlanjutan dan Traceability Biota Laut Dapat Memberi Devisa yang Tinggi

Keberlanjutan dan Traceability Biota Laut Dapat Memberi Devisa yang Tinggi

Komentar tentang post

TERBARU

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

AmsiNews

REKOMENDASI

Bencana di Pantai Kita, Catatan Sejarah Tsunami Krakatau

Kepala BNPB Minta Penanganan Darurat Banjir dan Longsor di Sumatera Barat Dipercepat

WHO Sesalkan Penarikan Diri Amerika Serikat

Badai Tropis Hagupit Terletak di Selatan Guam

Gempa Darat M6,7 Guncang Palu dan Sigi, Terasa Hingga Gorontalo

2025, Tahun Pelestarian Gletser

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.