Kamis, Juni 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Lobster: Antara Kelestarian Sumberdaya dan Keberlanjutan Ekonomi

redaksi
20 Desember 2019
Kategori : Kajian, Laporan Khusus
0
Lobster: Antara Kelestarian Sumberdaya dan Keberlanjutan Ekonomi

Budidaya Lobster. FOTO: DARILAUT.ID

Nauplisoma berubah menjadi filosoma melalui beberapa kali ganti kulit. Larva pada stadium filosoma, mempunyai bentuk pipih seperti daun, yang kemudian terapung (pelagis), bersifat planktonik (melayang terbawa arus), di perairan lepas pantai terbawa arus pasang surut. Setelah stadia filosoma berubah menjadi puerulus yang sudah mirip lobster dewasa. Pada tahap ini, sudah mencapai perairan dekat pantai. Mereka menyukai menempel pada benda yang ada di perairan. Selanjutnya, terbentuklah lobster muda yang disebut juvenil. Lobster yang hidup di perairan tropis, proses sampai dewasa lebih cepat dibanding dengan yang hidup di daerah sub-tropis. Waktu yang diperlukan untuk mencapai stadia dewasa untuk lobster tropis antara 3 sampai 7 tahun, tergantung spesies.

Masa kritis kematian

Fase paling kritis bagi kehidupan lobster adalah pada saat nauplisoma dan filosoma. Mereka bersifat planktonis di perairan terbuka, sehingga menjadi sasaran pemangsaan berbagai jenis ikan. Di samping itu, tingginya kematian terjadi pada saat pergantian kulit, terutama saat masih fase larva atau filosoma. Kegagalan dalam pembenihan di laboratorium sampai dengan saat ini juga terjadi pada tahapan filosoma ini. Penangkapan bibit oleh nelayan dan kemudian diekspor tersebut terjadi mulai saat puerulus sampai dengan juvenil.

Halaman 2 dari 7
Sebelumnya123...7Selanjutnya
Tags: Benih LobsterFPIK UndipLobsterOver Fishingperikanan berkelanjutan
Bagikan10Tweet6KirimKirim
Previous Post

Belajar Cara Menabung Lobster

Next Post

Gelombang Penolakan Ekspor Benih Lobster Datang Dari Cilacap

Postingan Terkait

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

3 Juni 2026
Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Next Post
Gelombang Penolakan Ekspor Benih Lobster Datang Dari Cilacap

Gelombang Penolakan Ekspor Benih Lobster Datang Dari Cilacap

Komentar tentang post

TERBARU

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Bibit Siklon Tropis 92W Terletak di Dekat Guam

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

AmsiNews

REKOMENDASI

Kementerian Kominfo Terbitkan Etika Penggunaan Artificial Intelligence

Pelaut Indonesia di Kapal Pesiar AIDA Cruise Tiba di Jerman

Pelampung Raksasa Diluncurkan Menjaring Sampah Plastik di Lautan Pasifik

DPW ISKINDO dan Ketua DPRD Babel Bahas Rencana Zonasi Wilayah Pesisir

Petunjuk Menghadapi Covid-19 di Laut

Indonesia Komitmen 20 Juta Hektare Kawasan Konservasi Laut

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.