Hingga Jumat (16/7) pagi, kondisi Toa baik-baik saja dan ingin makan. Toa bermain-main di aliran air yang disirkulasikan melalui kolam, mencicit dan menjulurkan lidah menunggu umpan diberikan.
Belum Menyatu Dengan Keluarganya
Kondisi cuaca buruk di perairan Wellington membuat tim penyelamat dan relawan belum dapat menyatukan bayi orca Toa dengan keluarganya, Minggu (18/7).
Manajer Ekosistem Laut Departemen Konservasi (DOC), Kirstie Knowles, mengatakan, untuk menyatukan kembali dengan pod orca tidak memungkinkan karena cuaca dan kondisi laut saat ini terlalu buruk.
Menurut Kirstie, bayi orca tetap stabil pada tahap ini dan tim terus bekerja dengan beberapa opsi untuk mempelajari lebih lanjut kondisinya. Semua keputusan akan mengacu pada saran ahli nasional dan internasional dengan mengutamakan kesejahteraan dan etika merawat orca.
Akses publik ke tempat perawata sementara juga dibatasi agar meminimalkan stres pada orca tersebut.
Menurut Dr Visser semua orca memiliki budaya dalam keluarga mereka. Jadi mereka belajar dari induknya dan semua yang ada di pod tersebut.
“Untuk beberapa kelompok, budaya itu mungkin adalah bahwa mereka akan berkeliaran dalam jarak yang jauh dan mereka jarang muncul di beberapa lokasi. Dan kemudian untuk kelompok lain mereka kembali ke daerah yang sama berulang kali,” kata Visser





Komentar tentang post