Minggu, Mei 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Spirit Kelautan Prof Suharsono, Ahli Terumbu Karang Indonesia

redaksi
7 Desember 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Acropora suharsonoi

ACROPORA SUHARSONOI, WALLACE, 1994. FOTO: CORAL.AIMS.GOV.AU

Profesor riset ini telah menggeluti terumbu karang selama 37 tahun. Karir alumni Jurusan Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1979 ini, dimulai 1981 di Lembaga Oseanologi Nasional Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Posisi saat itu, sebagai peneliti bidang terumbu karang.

Pada 1992 hingga 1997, Suharsono menjadi Kepala Bidang Biologi Laut. Di masa itu, pria kelahiran Sragen, Jawa tengah 20 Juli 1954, mulai mencermati secara detail karang spesies acropora di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Spesies acropora di Lombok ini, beda. Tidak seperti kebanyakan jenis acropora lainnya.

“Ini jenis (acropora) yang kuno, tidak punya radial koral, lancip saja,” kata Suharsono kepada Darilaut.id, Kamis (6/12). Darilaut.id dua kali menemui dan mewawancarai Suharsono.

Berkah ketekunan dan kecermatan meneliti berbagai bentuk karang, spesies ini kemudian diabadikan dengan mengambil namanya: Acropora suharsonoi Wallace, 1994. Spesies acropora ini pertumbuhannya terbatas di Lombok.

Lembaga Oseanologi Nasional berganti nama menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi (1986 – 2001). Kemudian menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi hingga 2005.

Di masa itu, 1999-2004, Suharsono sebagai Deputy I pada Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP)-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Di fase kedua, menjadi Kepala Project Implementing Unit (PIU) COREMAP 2004-2005.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: P2O LIPIProf SuharsonoRehabilitasi Terumbu KarangTerumbu Karang
Bagikan23Tweet14KirimKirim
Previous Post

Transplantasi Karang Bukan Pilihan Utama

Next Post

Diskusi ISKINDO, Sampah di Teluk Jakarta dari Daratan

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
Sampah plastik

Diskusi ISKINDO, Sampah di Teluk Jakarta dari Daratan

Komentar tentang post

TERBARU

Dinamika Atmosfer: Suhu Panas dan Hujan Tidak Merata

Heatstroke Akibat Suhu Panas Dapat Menyerang Jantung

Serangan Online Terhadap Jurnalis Perempuan Berdampak pada Kesehatan Mental

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kekerasan Daring Terhadap Jurnalis Perempuan Meningkat

Hardiknas, Rektor UNG: Pendidikan Jantung Peradaban

Dari Mediterania hingga Arktik, Benua Eropa Mengalami Panas Tercepat, Tutupan Salju Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

Terumbu Karang Indonesia Kategori Buruk 33,82 Persen

Sidarling, Aplikasi Layanan Bank Sampah dari Denpasar

Ada Kemungkinan 60 Persen La Nina Segera Tiba

Polusi Plastik Mengancam Kutub Utara

Erupsi Semeru, 27 Hilang dan 15 Warga Meninggal Dunia

Topan Fung-wong Menuju Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.