Minggu, September 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Ciri Genetik Burung Maleo

redaksi
12 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Ciri Genetik Burung Maleo

Tempat bertelur maleo di pasir panjang Taima Bualemo, Banggai. FOTO: PRISTIWANTO (2014)

Darilaut – Data dan informasi diversitas genetik merupakan aspek yang sangat penting untuk diketahui. Hal ini karena informasi yang diperoleh melalui penelitian laboratorium dapat digunakan sebagai landasan penentuan tujuan dan arah konservasi.

Untuk mengetahui genetik burung maleo sejumlah dosen melakukan penelitian. Para peneliti ini masing-masing I Made Budiarsa (1Jurusan Biologi FMIPA Universitas Tadulako Palu), I Wayan Tunas Artama (Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada), Langkah Sembiring dan Jesmandt Situmorang (Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada).

Penelitian dengan mengambil sampel darah burung maleo dari 2 habitat yang berbeda. Sampel pertama, di Tanjung Matop, Bakiriang, untuk mewakili habitat pesisir pantai (coastal nesting grounds). Sampel kedua di Desa Pakuli, Saluki, mewakili habitat hutan (in land nesting).

Dua lokasi tersebut sebagai tempat penting di kawasan Sulawesi yang diharapkan dapat mewakili nesting ground maleo di Sulawesi.

Pilihan prioritas di kawasan ini didasarkan pada hasil survei sebelumnya. Kawasan ini masih terdapat burung maleo yang representatif untuk mewakili maleo yang hidup di pantai dan bukan pantai.

Setelah memperoleh sampel, DNA darah diisolasi dan dipakai sebagai cetakan untuk amplifikasi intron satu gen RDP dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction). Produk PCR selanjutnya disekuensing untuk mendapatkan sekuen DNA kemudian digunakan sebagai dasar untuk mengungkap diversitas genetik maleo.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Burung MaleoMacrocephalon maleoSulawesi Tengah
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Mencari Hari Maleo

Next Post

Di Tangkoko, Maleo Bersarang di Bukit Dekat Pantai

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
Di Tangkoko, Maleo Bersarang di Bukit Dekat Pantai

Di Tangkoko, Maleo Bersarang di Bukit Dekat Pantai

Komentar tentang post

TERBARU

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

Proses Kasus Bom Ikan di Kepulauan Kapoposang Berlanjut ke Kejaksaan

Kementerian Pariwisata Meminta Aparat Mengusut Semua Pihak yang Terlibat Perburuan Penyu di Raja Ampat

Membangun Variabel Iklim dan Ekosistem di Maladewa

Maladewa Beradaptasi dan Menyelaraskan Data Iklim Menjadi Tindakan Nyata

AmsiNews

REKOMENDASI

Sampah di Kepulauan Seribu Telah Diteliti Sejak 1985

8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Termasuk 5 Jurnalis Masih Dalam Pencarian

Kredit Murah Perikanan Tangkap Kurang Diminati di Bitung

Waspadai Gelombang Tinggi Dampak Siklon Tropis 99S

Tim Pengabdian Universitas Terbuka Dorong Nelayan Payang Pelabuhan Ratu Beralih ke Teknologi Ramah Ekosistem

Coscinium fenestratum, Obat Tradisional Malaria di Pulau Batanta

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.