Jumat, Agustus 28, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita Laporan Khusus

Efek Corong Teluk V, Gelombang Sangat Besar

redaksi
1 Oktober 2018
Kategori : Laporan Khusus
0
Efek Corong Teluk V, Gelombang Sangat Besar

Pusat gempa Donggala, Teluk Palu dan sekitarnya.

ADA tiga penyebab utama timbulnya gelombang tsunami. Pertama, gempa bawah laut. Kedua, longsor di dasar laut. Ketiga, letusan gunung api.

Menurut Dr Anugerah Nontji (1993) tsunami karena gempa bawah laut terjadi jika gempa kuat yang sumbernya relatif dangkal. Bila terjadi patahan atau sesar (fault) dasar laut, massa batuan amblas tiba-tiba dan seluruh kolom air di atasnya ikut tersentak jatuh.

Kondisi ini mengakibatkan permukaan laut melakukan gerak osilasi naik-turun mencari keseimbangan baru. Timbullah tsunami yang merambat ke segala arah, dengan energi yang sangat besar.

Bila terjadi longsor di dasar laut, massa batuan pada sisi lereng, akan runtuh menimbun lereng dibawahnya, hingga kolom air di atasnya terangkat. Akibatnya, akan menimbulkan tsunami.

Gelombang tsunami merambat ke berbagai arah dengan kecepatan yang bergantung pada kedalaman laut. Makin dalam laut, makin tinggi kecepatan rambatnya.

Analisis sementara dari para ahli tsunami (ITB, LIPI, BPPT), tsunami disebabkan, pertama, di bagian Teluk Palu disebabkan adanya longsoran sedimen dasar laut di kedalaman 200-300 meter.

Pada kedalaman 5000 meter –kedalaman rata-rata di Samudera Pasifik– kecepatan rambat tsunami sangat dahsyat. Mencapai 230 meter per detik atau 828 kilo meter per jam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Donggala-PaluGempatsunami
Bagikan17Tweet7KirimKirim
Previous Post

Cerita Orang-Orang Tua Tentang Tsunami

Next Post

Realisasi Kredit Usaha Kelautan dan Perikanan Masih Rendah

Postingan Terkait

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

Owan, Nelayan Teluk Tomini Juara D’Academy 6 Indosiar

6 April 2024
Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

Tradisi Nelayan Kota Gorontalo Berbagi Ikan Hasil Tangkapan

6 April 2024

Melaut Saat Cuaca Ekstrem Nelayan Harus Punya Mental Kuat

Nelayan Pahlawan Pangan Dari Komoditi Ikan

Kisah Pendulangan Emas Botudulanga dan Dudangata di Pohuwato

Misteri Emas “Dudangata” di Cagar Alam Panua

Agar Gurita Tak Menghilang di Banggai Laut

Gurita Selimut Betina Ditemukan di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Next Post
perikanan

Realisasi Kredit Usaha Kelautan dan Perikanan Masih Rendah

Komentar tentang post

TERBARU

Copernicus Eropa Tampilkan Sebaran Asap di Asia Tenggara Akibat Kebakaran Hutan Dahsyat di Indonesia

Runtuhnya Gletser Himalaya Memicu Aliran Lumpur yang Menghantam Pos Lintas Batas Tibet

Kehancuran Setelah Banjir Dahsyat di Nepal dan Tibet, 17 Ribu Anak Terdampak

362 Orang Tewas dan 1.400 hilang di Nepal dan Tibet Akibat Banjir Dahsyat Himalaya

Banjir Bandang Dahsyat Himalaya, Sekjen PBB Sampaikan Solidaritas Bagi Korban dan Keluarga

Struktur Kimia Sabun, Dari Eco Enzyme Menjadi Produk Bernilai

AmsiNews

REKOMENDASI

KRI John Lie-358 Menangkap Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Indonesia Mampu Menekan Laju Emisi Karbon Secara Mandiri

KPU Gorontalo Utara Umumkan Hasil Penghitungan Perolehan Suara

Wisatawan Lokal Memadati Pantai Botutonuo

KLHK dan Universitas Negeri Gorontalo Sepakati Nota Kesepahaman Bersama

Topan Dahsyat yang Mengancam Jiwa dan Berbahaya Mendarat Sore ini di Filipina

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.